Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia


Jumat, 12/09/2008 10:15 WIB

Emas masih di bawah US$750

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Harga emas pagi ini naik tipis meski masih di bawah US$750 setelah kemarin terjungkal hingga terendah dalam setahun.

Penguatan dolar AS terhadao euro dan mata uang kuat lainnya mengurangi mintak investor membeli logam mulia untuk mengantisipasi inflasi ditambah lagi harga minyak mentah terus merosot hingga mencapai US$100 per barel kemarin dan pagi ini menjadi US$101,22.
 
Harga emas sudah anjlok 28% dari rekor tertingginya Maret 2008 ketika kurs dolar menguat 15% terhadap euro dari rekor terlemahnya pada Juli 2008.

Dolar AS pagi ini terus menguat terhadap euro menjadi US$1,3994 setelah kemarin terkuat dalam setahun. Sehingga menyeret indeks harga 19 komoditas dalam Reuters/Jefferies CRB kemarin anjlok hingga terendah sejak 24 januari 2008.

Harga emas untuk pengiriman segera pagi ini naik US$3,10 menjadi US$749,90 per ounce setelah kemarin terhempas hingga US$745,50 untuk kontrak pengiriman Desember di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange.

Harga sudah terjungkal sembilan hari berturut-turut, penurunan terpanjang sejak September 2000, bahkan sempat menyentuh US$739,80 kemarin, terendah sejak 9 Oktober 2007.  Namun dalam setahun ini harga emas masih naik 3,4%

Investasi SPDR Gold Trust, manajer investasi berbasiskan emas terbesar di bursa AS, investasinya turun 4,5% pekan ini menjadi 614,4 metrik ton, sebelumnya sempat mencapai rekor 705,9 ton pada 11 Juli.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Harga emas pagi ini naik menjadi US$815,25
  • Harga emas, perak dan platina terendah tahun ini
  • Harga spot emas pagi ini turun ke US$911,05
  • Harga emas pagi ini US$929,85 per ounce

Komentar

Beri Komentar