Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia
Kamis, 18/09/2008 08:46 WIB
Lonjakan harga emas tertinggi 26 tahun
oleh : Berliana Elisabeth S.
MELBOURNE (Bloomberg): Harga emas melonjak untuk kedua harinya hingga merupakan peningkatan tertinggi sejak 26 tahun, dipicu aksi investor mengantisipasi krisis kredit yang menyebabkan pasar saham anjlok. Harga perak juga terdongkrak.
Sekitar US$3,6 triliun menguap dari pasar modal global pada pekan ini, disebabkan kebangkrutan Lehman Brothers Holdings Inc, bank investasi tertua di AS. Hal ini memicu investor kembali memborong emas untuk mengantisipasi risiko.
Sebelumnya, pada Maret, harga emas sempat menyentuh rekor tetinggi ketika JPMorgan Chase & Co. membeli Bear Stearns Cos karena merugi dari subprime mortgage. Investor mengantisipasi ketidakpastian dari pasar finansial dengan membeli emas.
"Ini tampaknya murni aksi investor mengamankan investasi, selama sentimen di pasar finansial memburuk, harga emas tampaknya masih berpotensi terdongkrak," kata Toby Hassall, analis Commodity Warrants Australia di Sydney.
Dia memprediksi harga emas mencapai US$900 per ounce pada akhir pekan ini.
Harga emas untuk pengiriman segara naik 0,6% menjadi US$868,65 per ounce pada pukul 9:20 a.m di Sydney. Harga logam mulia ini kemarin melonjak 11%, kenaikan tertinggi sejak 3 September 1982. Harga Perak juga naik 1,7% menjadi US$12,16 per ounce.
Harga emas untuk kontrak pengiriman Desember melonjak 9% atau US$70 menjadi US$850,50 per ounce di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange. Ini merupakan persentase kenaikan tertinggi sejak 28 September 1999.
Harga kontrak perak untuk pengiriman Desember juga melejit 11% atau US$1,158 menjadi US$11,675 per ounce, kenaikan tertinggi sejak 31 Desember 1979.
Bank sentral Filipina dan venezuela kemarin menyatakan berencanan membeli emas. Harga emas untuk kontrak pengiriman segara sudah bertambah US$103,15 per ounce sepanjang pekan ini, ketika harga kontrak berjangka juga naik US$106.
"Ketika kita melihat keruntuhan pasar finansial, investor semakin tidak nyaman memegang aset finansial, mereka akan beralih dengan membeli emas tujuannya untuk mengamankan posisi," kata Jonathan Barratt, managing director Commodity Broking Services Ltd di Sydney.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga emas turun menjadi US$738,50 per ounce
- Harga spot emas US$762,15 per ounce
- Emas naik, logam industri lain diprediksi turun
- Emas terkerek kejatuhan saham, tertinggi 11 pekan
- Emas terseret penguatan dolar AS