Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia
Jumat, 19/09/2008 08:29 WIB
Emas kinclong lagi bahkan sempat US$926
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Harga emas pagi ini sempat menyentuh US$926 per ounce dan dalam tiga hari sudah naik 16% dipicu pelemahan dolar AS terhadap euro yang mencapai level terlemahnya dalam dua bulan.
Harga emas untuk kontrak pengiriman Desember melejit US$46,50 atau 5,5% menjadi US$897 per ounce di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange pagi ini menurut data Bloomberg. Bahkan sebelumnya sempat menyentuh US$926 per ounce.
Bahkan kemarin harga melonjak hingga merupakan peningkatan tertinggi sejak 26 tahun, dipicu aksi investor mengantisipasi krisis kredit yang menyebabkan pasar saham anjlok.
Kemarin harga emas untuk pengiriman segara naik 0,6% menjadi US$868,65 per ounce setelah sehari sebelumnya melonjak 11%, kenaikan tertinggi sejak 3 September 1982.
Sekitar US$3,6 triliun menguap dari pasar modal global pada pekan ini, disebabkan kebangkrutan Lehman Brothers Holdings Inc, bank investasi tertua di AS. Hal ini memicu investor kembali memborong emas untuk mengantisipasi risiko.
Sebelumnya, pada Maret, harga emas sempat menyentuh rekor tetinggi ketika JPMorgan Chase & Co. membeli Bear Stearns Cos karena merugi dari subprime mortgage. Investor mengantisipasi ketidakpastian dari pasar finansial dengan membeli emas.
"Ini tampaknya murni aksi investor mengamankan investasi, selama sentimen di pasar finansial memburuk, harga emas tampaknya masih berpotensi terdongkrak," kata Toby Hassall, analis? Commodity Warrants Australia di Sydney.
Sebelumnya Toby memprediksi harga emas mencapai US$900 per ounce pada akhir pekan ini.
"Ketika kita melihat keruntuhan pasar finansial, investor semakin tidak nyaman memegang aset finansial, mereka akan beralih dengan membeli emas tujuannya untuk mengamankan posisi," kata Jonathan Barratt, managing director Commodity Broking Services Ltd di Sydney.
Kenaikan harga emas hari ini juga dipicu pelemahan dolar AS terhadap euro hingga level terendahnya dalam empat bulan setelah bank sentral mengatakan akan bertindak untuk mengurangi gejolak pasar finansial, sehingga menurunkan permintaan mata uang AS. Dolar AS terdepresiasi 1,3% menjadi US$1,4509.
"Pelemahan dolar dan meningkatnya gejolak di pasar keuangan dunai serta kembali naiknya harga minyak mentah menjadi pemicu kenaikan harga emas. Investor akan mengalihkan investasinya pada komoditas yakni emas dan minyak mentah," kata Eugen Weinberg, commodity analyst Commerzbank AG di Frankfurt.
bisnis.com
Berita Lain
- Harga emas turun menjadi US$738,50 per ounce
- Harga spot emas US$762,15 per ounce
- Emas naik, logam industri lain diprediksi turun
- Emas terkerek kejatuhan saham, tertinggi 11 pekan
- Emas terseret penguatan dolar AS
Komentar
#2 - Nabung emas
Saya coba menabung emas sedikit-sedikit. Jangan memantau harga emas setiap hari. Bisa kebit-kebit. http://www.bizcovering.com/Investing/Is-Gold-the-Best-Investment-for-This-Moment.153489
Nike - Indonesia @ 19/09/2008 - 12:52 WIB dari 116.12.47.65 (x-core.ads.net.id)
#1 - uang vs emas
tsunami krisis keuangan menekan para investor untuk mencari perlindungan di batu2 karang Emas.arus modal akan berganti arah dari saham ke emas.karena jika investor bertahan ke saham atau mata uang,akan tergerus oleh kepercayaan yang menyebabkan dua hal tersebut nilainya ambrol. gelombang arus modal akan mengalir ke emas.ada pemicunya : hancurnya kepercayaan pasar atas uang dan saham,ke dua kemandegan perekonomian. bagi para deposan kelas kakap atau teri,sebaiknya konversi ke emas. ikuti jurus nenek moyang : jika badai keuangan datang,berlindunglah di balik karang EMAS. tq. www.duniaemas.blogspot.com
udi - Indonesia @ 19/09/2008 - 09:45 WIB dari 119.2.43.250 (ip-43-250.laxo.net.id)