Bisnis Indonesia Online » Harga » Logam Mulia
Jumat, 26/09/2008 08:00 WIB
AS menuju resesi, emas berkilau
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Harga emas pagi ini melonjak US$5,5 menjadi US$881,20 per ounce untuk pengiriman segera dipicu perekonomian Amerika Serikat yang menuju resesi karena ketidakpastian bailout, program penyelamatan ekonomi oleh pemerintahnya.
Investor langsung merealisasikan dengan memborong emas ketika Presiden AS George W. Bush memperingatkan perekonomian negara itu akan menuju resesi jika pemerintah tidak segera bertindak mengatasi krisis keuangan.
Dalam waktu dekat bakal banyak perusahaan yang tutup dan orang-orang kehilangan pekerjaan. "Tanpa keputusan segera dari Kongres mengenai rencana bailout US$700 miliar, AS bisa terperosok dalam kepanikan finansial," kata Bush dalam pidatonya selama 13 menit di Gedung Putih Washington kemarin seperti dikutip AP.
Bush menegaskan dana talangan (bailout) senilai US$700 miliar yang diusulkan pemerintah kepada Kongres pada Sabtu lalu sangat penting untuk menghindari resesi ekonomi untuk mencegah perusahaan dan institusi keuangan di AS dari krisis keuangan.
Namun Kongres masih menunda persetujuan pemberian bailout karena menurut sejumlah pelaku pasar, niat pemerintah ini malah menumbuhkan kekhawatiran defisit anggaran tahun depan yang akan menembus rekor US4482 miliar.
Sebelum keluarnya pernyataan Bush ini, harga emas sempat turun karena pasar mendapat angin segar dari rencana bailout pemerintah. Pada perdagangan Kamis, harga emas untuk kontrak pengiriman Desember turun US$13 atau 1,5% menjadi US$882 per ounce di divisi Comex bursa New York Mercantile Exchange. Pagi ini untuk kontrak tersebut harga naik US$6,2 atau 0,7% menjadi US$888,2 per ounce.
Harga sempat menyentuh rekor tertinggi US$1.033,90 pada 17 maret dan melonjak 5,3% tahun ini.
Sebelum Kamis, harga emas juga sempat melonjak 17% dalam dua pekan ketika Lehman Brothers Holdings Inc menyatakan bangkrut dan pemerintah mengambil alih kepemilikan mayoritas saham American International Group Inc (AIG) dan Fannie Mae, Freddie Mac karena koleps.
"Jika bailout berhasil, pasar modal akan reli, dolar menguat lagi dan emas akan turun," kata Leonard Kaplan, president of Prospector Asset Management di Evanston, Illinois. "Mungkin butuh sehari dua hari untuk euphoria ini."
bisnis.com
Berita Lain
- Harga emas turun menjadi US$738,50 per ounce
- Harga spot emas US$762,15 per ounce
- Emas naik, logam industri lain diprediksi turun
- Emas terkerek kejatuhan saham, tertinggi 11 pekan
- Emas terseret penguatan dolar AS
Komentar
#1 - EMAS BERSINAR
Pada saat ini,terjadi kekalutan ekonomi global yang disebabkan negara yang menjadi acuan basis ekonomi mengalami resesi,sehingga memicu kepanikan investor.Banyak investor yang dahulu membeli saham dan valuta,beralih ke emas,karena dianggap sebagai investasi yang paling tahan krisis apapun,jadi emas yang dahulu menjadi minoritas berbalik menjadi mayoritas,karena bagaimanapun juga,emas tidak akan lekang oleh jaman.
YOPPY - JEMBER/INDONESIA @ 26/09/2008 - 15:30 WIB dari 66.249.85.85 (66.249.85.85)