
HONG KONG (Bloomberg): Dolar AS sore ini melemah 0,20% atas euro dan melemah 0,41% terhadap yen menyusul naiknya produk industri Jepang pada bulan Mei, pertanda membaiknya ekonomi.
Data Bloomberg pukul 16:55 menunjukkan dolar AS menguat 0,10% atas mata uang Inggris ke level US$1,6478 per pound, turun terhadap mata uang Eropa pada level US$1,4000 per euro, dan turun terhadap yen menjadi 95,49 yen.
Produk industri Jepang naik dalam tiga bulan terakhir, terutama di bulan Mei, menyusul sejumlah perusahaan membangun kembali cadangan dan ekonomi mulai membaik pasca resesi yang dalam.
Produksi naik 5,9% dibandingkan bulan sebelumnya, ungkap Menteri Perdagangan di Tokyo hari ini. Dibandingkan bulan April, kenaikan ini adalah yang tertinggi sejak 1953. Survei yang dilakukan Bloomberg terhadap para ekonom terungkap pertumbuhan industri mencapai 6,9%, dan pabrikan tetap akan berproduksi dengan 29,5% lebih baik dari tahun lalu.
Sore ini harga minyak dunia sebagaimana terlihat di New York Mercantile Exchange (NYMEX) turun ke level US$69,14 per barel. Sedangkan minyak brent di London menguat ke level US$68,92 per barel.
Besok yen diperkirakan akan melemah terhadap dolar AS, demikian halnya dengan euro dan poundsterling.
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »