JAKARTA (Bisnis.com): Bank Indonesia memproyeksikan nilai tukar rupiah hingga akhir tahun ini bergerak pada level Rp10.500-Rp11.000 per dolar AS.
Deputi Gubernur BI Hartadi A. Sarwono mengatakan hingga Juni 2009 rata-rata nilai tukar berapa di level Rp11.055 per dolar AS. Namun, nilai tukar diperkirakan akan mengalami penguatan hingga akhir tahun.
"Dengan perkembangan terakhir pada semester kedua dengan nilai tukar yang lebih baik, kami perkirakan bahwa rata-rata nilai tukar ini akan membaik dan berada pada Rp10.500 sampai Rp11.000 sampai akhir tahun 2009," paparnya di Jakarta, hari ini.
Dari sisi inflasi, tambahnya, pada tahun ini diperkirakan akan mencapai batas bawah ekspektasi sebesar 5%. Secara keseluruhan tahun ini, kami perkirakan apabila nanti faktor musiman seperti Hari Raya dan Tahun Baru tidak memberikan tekanan inflasi yang terlalu besar, perkiraan masih bisa di 5% atau lebih rendah dari 5%.
Menurut dia, dengan kecenderungan inflasi sedemikian rendah suku bunga rata-rata SBI 3 bulan akan menurun. "Sekarang rata-rata berada di angka 8,75% dan harapan kami dengan kecenderungan inflasi yang menurun dan likuiditas yang cukup, kami akan bisa membawa lagi ke bawah lagi rata -rata di kisaran 7,25% sampai 7,75%."(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »