Apresiasi rupiah diprediksi berlanjut

Selasa, 15/12/2009 15:09:01 WIBOleh: Achmad Aris

JAKARTA (bisnis.com): Apresiasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS diperkirakan akan berlanjut hingga tahun depan dengan posisi di akhir tahun Rp8.927 per US$.

Ekonom dari Mandiri Sekuritas Destri Damayanti mengatakan penguatan nilai tukar rupiah pada tahun depan disebabkan membaiknya kondisi ekonomi domestik dan melemahnya dolar AS secara global.

"Rupiah diperkirakan akan menguat menjadi Rp8.927 per dolar AS di akhir 2010 karena kondisi ekonomi domestik yang stabil serta membaiknya posisi current account seiring dengan membaiknya ekspor dan capital inflow," katanya dalam acara outlook makroekonomi Indonesia hari ini.

Dia menjelaskan masih rentannya kondisi perekonomian AS telah menyebabkan melemahnya nilai tukar dolar AS terhadap mata uang negara-negara yang tergabung dalam emerging market.

"Arus modal asing diperkirakan akan berlanjut di 2010. Serta surplus neraca pembayaran diperkirakan bertahan dengan didukung oleh surplus neraca perdagangan dan arus modal asing," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, semakin sehatnya kondisi utang Indonesia juga akan menurunkan tekanan terhadap rupiah. "DSR [Debt Service Ratio] Indonesia akan membaik seiring dengan meningkatnya ekspor Indonesia dan berkurangnya pembayaran bunga," katanya. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika