Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Kamis, 01/05/2008 08:26 WIB
Dolar AS turun tipis vs yen jelang data
oleh : Elsya Refianti
TOKYO (Bloomberg): Dolar AS bergerak tipis menjelang keluarnya laporan pabrikan dan penyerapan tenaga kerja yang diduga bakal mendorong Federal Reserve memangkas suku bunga.
Dolar AS melemah terhadap euro setelah the Fed menurunkan suku bunga patokannya sebesar 0,25 poin menjadi 2% kemarin dan mengatakan ekonomi tetap lemah. Dolar AS telah tertekan 10% terhadap euro sejak 18 September, ketika bank sentral mulai menurunkan pendanaan the Fed dari 5,25%.
Dolar AS diperdagangkan di level 103,88 yen pada pkl. 9:46 di Tokyo dari 103,91 yen di New York kemarin, di mana mata uang itu melemah 0,3%.
Terhadap euro, dolar AS berada di posisi US$1,5635 dari US$1,5622 setelah turun 0,3% kemarin. Mata uang AS itu menyentuh US$1,6019 per euro pada 22 April, level terendah sejak 1999. Yen diperdagangkan di level 162,37 yen dari 162,36 yen.
Dolar AS berada di posisi US$1,9866 terhadap pound Inggris dari US$1,9869, dan diperdagangkan di level 1,0347 versus franc Swiss dari 1,0345.
Volume perdagangan mata uang kemungkinan turun pada hari ini dibandingkan biasanya karena libur publik di Singapura, Hong Kong, Inggris dan banyak negara Eropa.
Dolar AS naik 4,2% terhadap yen dan 1,1% versus euro pada April. Mata uang itu melemah sekitar 7% terhadap kedua mata uang tersebut tahun ini. Euro menguat 3,1% terhadap yen pada bulan lalu, memperkecil pelemahan tahun ini menjadi 0,4%.
U.S. Dollar index diperdagangkan di 72,528 dari 72,509 satu hari sebelumnya. Dolar AS akan diperdagangkan di level US$1,58 per euro pada akhir Juni dan menguat jadi US$1,49 di akhir tahun, demikian rerata perkiraan 41 analis yang disurvei oleh Bloomberg News.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- BI tak jamin rupiah bisa kembali ke 9.100
- Rupiah siang terhempas menjadi 9.322
- Rupiah pagi ini 9.345 per dolar AS
- Potensi kenaikan BI Rate akan dongkrak rupiah
- Rupiah pagi ini turun ke 9.217, diduga berlanjut