Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Selasa, 13/05/2008 08:09 WIB
Yen dekati terendah 1 pekan versus euro
oleh : Elsya Refianti
TOKYO (Bloomberg): Yen diperdagangkan mendekati posisi terendah satu pekan terhadap euro karena penguatan saham melemahkan kekhawatiran bahwa rugi pasar kredit semakin dalam dan mendorong investor untuk membeli aset berimbal hasil lebih tinggi yang didanai di Japan.
Mata uang itu kemungkinan turun memasuki hari kedua terhadap dolar AS karena menguatnya saham Amerika Serikat di tengah indikasi situasi krisis kredit terburuk telah berlalu. Dolar mendekati terendah satu pekan terhadap euro menjelang keluarnya laporan pemerintah hari ini yang diperkirakan ekonom akan menunjukkan penjualan ritel AS menurun, menambah bukti bahwa ekonomi AS tengah melambat.
Yen diperdagangakan di level 161,22 per euro pada pkl. 9:31 di Tokyo dari 161,38 di New York kemarin, di mana mata uang itu melemah 1,3%, penurunan terbesar dalam satu hari sejak 18 Maret. Mata uang Jepang bergerak tipis di 103,78 per dolar AS. Euro berada di US$1,5539 dibandingkan dengan US$1,5553 kemarin.
Indeks Dollar yang diperdagangkan di bursa berjangka ICE di New York diperdagangkan di 72,975 dari 72,947 kemarin. Indeks tersebut melemah ke rekor terendah 70,698 pada 17 Maret. Mata uang AS menguat menjadi US$1,9537 terhadap pound Inggris dari US$1,9577, dan naik menjadi 1,0445 versus franc Swiss dari 1,0437.
Yen Jepang ditransaksikan di level 13,6308 per rand Afrika Selatan dari 13,6289, dan 98,21 yen terhadap dolar Australia dari 98,33.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Kisaran dolar AS Rp9.100 - Rp9.250 semester II
- Rupiah menguat 3 poin
- Posisi rupiah 9.142 per dolar AS
- Rupiah terseret indeks
- Rupiah pagi ini 9.130 per dolar AS