Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Selasa, 15/07/2008 10:34 WIB
A$ terkuat dalam 25 tahun terhadap US$
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA: Dolar Australia terapresiasi hingga level terkuatnya dalam 25 tahun terhadap dolar AS dipicu kerugian institusi keuangan di AS sehingga aset di negeri kangguru ini lebih menarik investor.
Pada perdagangan pagi ini, dolar Australia (Aussie) melanjutkan penguatan untuk keempat harinya, yakni 0,4% menjadi 97,26 sen AS atau US$0,9726 pada pukul 11.20 waktu Sydney, dari 96,85 sen. Kurs bahkan sempat menyentuh level tertingginya sejak 1983 pada posisi 97,36.
Indeks perusahaan keuangan AS anjlok hingga level terendahnya dalam delapan tahun. Sean Callow, senior currency strategist Westpac Banking Corp, di Sydney seperti dikutip Bloomberg mengatakan pergerakan kurs Aussie mencerminkan kondisi pasar keuangan di AS yang bergejolak sehingga menekan dolar itu sendiri.
Dolar Australia menguat 2,1% dalam lima hari terakhir, menjadikannya sebagai mata uang berpenampilan terbaik di antara 16 valuta teraktif lainnya. Apresiasi kurs ini juga didukung kenaikan harga emas.
Australia merupakan eksportir emas terbesar ketiga dunia. Harga emas sendiri melonjak hingga level tertinggi dalam tiga bulan pascamerebaknya konflik antara AS, Israel dan Iran.
Surat utang negara Australia juga mencatat kenaikan sebesar 5,25% untuk yang berjatuh tempo Maret 2019 menjadi 91,637. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Rupiah terhempas ke 9.540, euro terlemah 13 bulan
- Rupiah pagi ini 9.355 per dolar AS
- Rupiah dan dolar tumbang terjegal rumah AS
- Rupiah terdepresiasi meski dolar tertekan
- Rupiah dan dolar sama-sama tertekan Dow