Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar


Jumat, 18/07/2008 13:31 WIB

Kisaran dolar AS Rp9.100 - Rp9.250 semester II

oleh : M. Yunan Hilmi

JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp9.100 sampai Rp9.250 per dolar AS selama semester II/2008 di tengah kekhawatiran banyaknya dana politik yang tidak jelas menjelang pelaksanaan Pemilu 2009.

Direktur Currency Management Group  Farial Anwar menilai perkembangan rupiah di pasar selama semester I/2008 bergerak positif di sekitar Rp9.150 per dolar AS. "Kinerja rupiah selama semester pertama harus dipertahankan apalagi di tengah ketidakpastian ekonomi global maupun lokal yang terjerat oleh gejolak harga minyak dunia. Dengan rupiah yang stabil pada gilirannya mengurangi beban subsidi sehingga rakyat tidak menderita lagi. Bank Indonesia sebaiknya tidak hanya berpikir posisi rupiah untuk ekspor tetapi untuk seluruh rakyat," tuturnya, hari ini.

Dia memprediksikan kisaran rupiah selama semester II/2008 Rp9.100 sampai Rp9.250 per dolar AS. Menurut dia, range pergerakan rupiah tidak bisa sempit lagi. Hal ini disebabkan rupiah lebih berfluktuasi dibandingkan dengan mata uang lainnya. Apalagi, lanjutnya, paruh kedua nanti memasuki era pemilu yang dipastikan banyak uang yang tidak jelas masuk ke sistem finansial.

"Dana haram maupun halal itu bisa berasal dari dalam dan luar negeri. Bisa dibayangkan uang politik dalam jumlah yang besar bisa membuat rupiah berfluktuasi secara tajam. Yang penting diperhatikan jangan sampai isu politik bisa menjatuhkan nilai tukar rupiah. Saat ini antara politik dan ekonomi tidak ada kaitan," paparnya.

Farial berpendapat kebijakan pengendalian rupiah oleh Bank Indonesia selama ini sudah baik dan benar. Meski ada gangguan dari harga minyak, tuturnya, rupiah relatif stabil. Koordinasi antara bank sentral dengan korporasi dengan kebutuhan dolar AS yang besar, seperti Pertamina, sudah berjalan.  

"Tentu memang ada biayanya [BI intervensi jual dolar AS] melalui cadangan devisa. Kabarnya jumlahnya pun cukup besar. Meski begitu, ini memang sudah menjadi peran bank sentral untuk menstabilkan nilai tukar."

Rupiah yang terkendali, tuturnya, bisa menghalangi minat para pelaku pasar untuk bermain dolar AS. "Jangan biarkan pemain pasar menggunakan kesempatan untuk memainkan nilai tukar," tegas Farial.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rupiah siang menguat meski saham anjlok
  • Rupiah siang ini melemah terseret saham
  • Rupiah pagi ini melemah menjadi 9.180
  • Rupiah menguat pada 9.165 pagi ini
  • Rupiah pagi ini 9.170 per dolar AS
  • Siang ini rupiah turun 23 poin
  • Nilai tukar rupiah pagi ini 9.165,65 per US$
  • Rupiah pembukaan pasar terpuruk 48 poin
  • Rupiah pagi ini di posisi 9.095 per dolar AS

Komentar

Beri Komentar