Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar


Jumat, 08/08/2008 07:42 WIB

Rupiah pagi ini di posisi 9.095 per dolar AS

oleh : Elsya Refianti

JAKARTA (Bisnis.com): Mata uang rupiah pagi ini tercatat berada di posisi 9.095 per dolar AS, atau melemah jika dibandingkan dengan level perdagangan waktu yang sama kemarin di 9.066, ungkap siaran televisi CNBC.

Sementara itu, dari Tokyo Bloomberg melaporkan dolar AS menuju ke penguatan terbesar mingguannya terhadap yen dalam dua bulan karena minyak mentah meneruskan penurunannya dari posisi rekor, sehingga menopang pertumbuhan ekonomi di Amerika Serikat.

Euro menuju penurunan pekan keempat berturut-turut. Dolar AS diperdagangkan di level 109,39 yen pada pkl. 9:15 di Tokyo, bergerak tipis dibandingkan dengan akhir perdagangan kemarin dan naik 1,6% dari posisi akhir pekan lalu.

Mata uang AS menyentuh level tertinggi dalam tujuh bulan di 109,88 yen pada 6 Agustus. Euro tertekan menjadi US$1,5244, terendah sejak 5 Maret, sebelum diperdagangkan pada level US$1,5263 dari US$1,5325. Mata uang itu menuju penurunan 2% pada pekan ini. Euro melemah ke 166,99 yen dari 167,70 kemarin dan 167,55 di akhir pekan lalu.

Mata uang dolar Australia anjlok menjadi 90,31 sen AS dari 91,10 sen AS di akhir perdagangan Asia kemarin dan di level 92,91 sen pada 1 Agustus di New York. Sebelumnya, mata uang itu menyentuh 90,24 sen, terendah sejak 25 Maret. Mata uang tersebut tergelincir menjadi 98,80 yen dari 99,71 yen kemarin dan di level 100,07 yen pekan lalu.

Mata uang pound Inggris bergerak tipis di US$1,9435, atau turun 1,6% dibandingkan sepekan lalu setelah Bank of England kemarin mempertahankan biaya pinjaman memasuki bulan keempat di 5%. Keputusan itu sesuai dengan perkiraan seluruh dari 60 ekonom dalam survei Bloomberg News.(er)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rupiah pagi ini jeblok tembus 11.000
  • Rupiah masih akan di atas 10.000 per US$
  • Rupiah pagi ini 10.900 per dolar AS
  • Rupiah pagi ini 10.800 per dolar AS

Komentar

Beri Komentar