Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Selasa, 19/08/2008 13:01 WIB
Rupiah siang menguat meski saham anjlok
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah siang ini menguat 5 poin dari posisi penutupan kemarin menjadi Rp9.180 per dolar AS meski indeks saham anjlok.
Pada Jumat (15/08) rupiah ditutup melemah pada level 9.190 dari posisi pembukaan 9.180 setelah bergerak dikisaran 9.175–9.195. Tekanan penguatan dolar terhadap major currency ditengah koreksi indeks harga saham gabungan (IHSG) memberi sentimen negatif hingga menjadi penekan pelemahan kurs.
Rosady T.A. Montol, Head of Research Treasury BNI, mengatakan rupiah hari ini diperkirakan bergerak rangebound dengan kecenderungan konsolidasi. Pergerakan rupiah diperkirakan kembali bergairah setelah liburan panjang Hari Kemerdekaan RI Ke-63.
Bursa domestik diperkirakan sedikit tertekan merespons koreksi bursa New York semalam hingga memberi sentimen negatif pada pergerakan rupiah. Akan tetapi pengawalan Bank Indonesia untuk menjaga stabilitas rupiah cenderung membatasi pelemahan kurs lebih lanjut.
Pada tadi pagi kurs sempat menyentuh level Rp9.190, dolar siang ini menguat tipis dari posisi tadi pagi menjadi US$1,4679 per euro dari US$1,4681 per euro.
Sejumlah analis memprediksi mata uang AS ini melemah untuk kedua kalinya dipicu kerugian sektor keuangan negeri itu yang disulut perusahaan kredit perumahan terbesar di AS, Fannie Mae dan Freddie Mac. Pasar masih menanti laporan data perumahan AS yang akan dirilis hari ini.
bisnis.com
Berita Lain
- Penguatan rupiah pagi ini terhenti
- Rupiah menguat ke level 11.900 per dolar AS
- Rupiah bertahan di 12.100 per dolar AS
- Rupiah pagi turun 150 poin menunggu laporan BI
- Rupiah melemah tipis ketika dolar AS mulai turun