Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar


Kamis, 21/08/2008 08:38 WIB

Rupiah pagi menguat, namun dolar melemah

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah pagi ini menguat hingga 33 poin menjadi Rp9.160 per dolar AS dari posisi penutupan kemarin karena sentimen positif di pasar modal dan surat utang. Sebaliknya dolar AS melemah terhadap yen dan euro.

Kemarin rupiah bahkan sempat menyentuh 9.155 per dolar AS, namun pada penutupan perdagangan menurut data Bloomberg, kembai melemah menjadi Rp9.193.

Kondisi pasar keuangan kemarin yang antusias terhadap lelang Sertifikat Bank Indonesia (SBI), surat utang negara, serta naiknya indeks saham domestik hingga harga minyak mentah yang rebound sudah cukup memberi respon positif bagi penguatan rupiah hari-hari berikutnya.

Disisi lain dolar AS terdepresiasi terhadap yen Jepang sebelum bank sentral Federal Reserve melaporkan data manufakturnya yang diprediksi ekonom akan berkontraksi sehingga memaksa otoritas moneter ini menaikkan suku bunganya.

Terhadap euro, dolar AS juga melemah, namun terhadap poundsterling mampu menguat hingga level tertingginya dalam dua tahun setelah Bank of England mengindikasikan ekonomi Inggris memburuk.

"Dolar sudah terlalu banyak dibeli, overbought tanpa melihat adanya perbaikan fundamental ekonomi AS. Lemahnya data ekonomi akan langsung direspon untuk melepas mata uang negeri itu," kata Keiichi Iguchi, currency dealer Resona Bank Ltd di Tokyo seperti dikutip Bloomberg.

Dolar AS ditransaksikan pada level 109,65 yen pada pukul 9:47 a.m. di Tokyo dari 109,86 di New York kemarin. Terhadap euro juga terdepresiasi menjadi US$1,4779 per euro dari US$1,4747 kemarin.

Iguchi memprediksi dolar AS kembali melemah menjadi US$1,50 per euro dalam beberapa hari ke depan setelah sebelumnya menyentuh US$1,48.

Mata uang AS ini sudah menguat 7,8% terhadap euro sejak menyentuh rekor terlemahnya        US$1,6038 pada 15 Juli namun mampu rebound yakni terapresiasi 1,6% bulan ini terhadap yen ketika ekonomi Jepang dan Eropa menurun dan harga minayk turun 20% dari rekor tertingginya US%147,27 per barel pada 11 Juli.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rupiah pagi ini jeblok tembus 11.000
  • Rupiah masih akan di atas 10.000 per US$
  • Rupiah pagi ini 10.900 per dolar AS
  • Rupiah pagi ini 10.800 per dolar AS

Komentar

Beri Komentar