Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Senin, 25/08/2008 08:02 WIB
Rupiah pagi ini 9.135 per dolar AS
oleh : Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Posisi mata uang rupiah pagi ini tercatat di level 9.135 terhadap dolar AS atau menguat jika dibandingkan dengan level 9.148 di akhir pekan lalu pada waktu yang sama, ungkap siaran televisi CNBC.
Sementara itu, dari Tokyo Bloomberg melaporkan dolar AS diduga bakal melemah terhadap yen karena spekulasi laporan industri hari ini akan menunjukkan penjualan rumah AS mendekati terendah dalam satu dekade karena resesi perumahan membebani ekonomi.
Dolar AS juga bakal tertekan terhadap euro menjelang keluarnya laporan pemerintah yang diduga ekonom akan menunjukkan belanja konsumen AS melambat pada bulan lalu.
Dolar AS diperdagangkan pada level 109,93 yen pada pkl. 8:35 di Tokyo dari 110,07 pada akhir perdagangan di New York pada 22 Agustus lalu. Terhadap euro, mata uang itu diperdagangkan pada level US$1,4786 dari US$1,4793 di akhir pekan lalu. Euro dibeli seharga 162,53 yen dari 162,83.
Dolar Australia berada di posisi 86,81 sen AS dari 86,65 sen di akhir perdagangan di New York, menjadikan mata uang itu sebagai gainer terbesar di antara 16 mata uang yang paling banyak ditransaksikan. Dolar Australia melonjak setelah pemerintah Australia kemarin menyetujui Aluminum Corp of China atau Chinalco untuk menaikkan sahamnya menjadi 11% di Rio Tinto Group, yang terdaftar di bursa Sydney dan London.
Belanja perorangan AS tumbuh 0,3% pada Juli dibandingkan dengan 0,6% pada bulan sebelumnya, kata survei terpisah. Departemen Perdagangan AS akan mengeluarkan laporan itu pada 29 Agustus.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Penguatan rupiah pagi ini terhenti
- Rupiah menguat ke level 11.900 per dolar AS
- Rupiah bertahan di 12.100 per dolar AS
- Rupiah pagi turun 150 poin menunggu laporan BI
- Rupiah melemah tipis ketika dolar AS mulai turun