Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Senin, 15/09/2008 08:49 WIB
Rupiah menguat pagi ini
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah pagi ini menguat menjadi Rp9.435 per dolar AS dipicu mata uang Amerika yang melemah terhadap euro. Kurs berpotensi tertekan krisis finansial di AS.
Rosady T.a. Montol, Head of Reserach Bank Negara Indonesia mengatakan rupiah hari ini diperkirakan masih bergerak rangebound. Aksi berjaga-jaga investor ditengah berlanjutnya krisis finansial AS tampaknya masih memberikan tekanan terhadap negara-negara emerging
market.
Sementara itu, turunnya harga minyak di bawah level US$100 per barel serta penegasan Bank Indonesia untuk tetap berada di pasar sedikitnya mengurangi aksi pembelian dolar oleh pelaku pasar.
Pada Jumat, 12 September, rupiah ditutup melemah pada level Rp9.450 dari pembukaan
Rp9.425 setelah bergerak di kisaran 9.425–9.465.
Berlanjutnya trend keperkasaan dollar terhadap major currency membuat rupiah terus tertekan di atas 9.400 ditengah sepinya instentif sentimen positif dari dalam negeri. Sementara itu, adanya intervensi Bank Indonesia membuat pelemahan rupiah sedikit tertahan.
Disisi lain dolar AS pagi ini terdepresiasi terhadap euro dipicu kekhawatiran efek dari kerugian Lehman Brothers Holding Inc akan memperburuk sektor finansial di Amerika.
Dolar AS tertekan 0,8% menjadi US41,4343 per euro pada pukul 9:25 a.m waktu Tokyo dari US$1,4224 di New York akhir pekan. Kurs sempat menyentuh US$1,3882 pada 11 September, terkuat sejak 18 September 2007. Mata uang AS juga terdepresiasi 1,7% terhadap yen menjadi 106,10. Terhadap Swiss franc, dolar juga terdepresiasi 1,2% menjadi 1,1174 dari 1,1305.
bisnis.com
Berita Lain
- Penguatan rupiah pagi ini terhenti
- Rupiah menguat ke level 11.900 per dolar AS
- Rupiah bertahan di 12.100 per dolar AS
- Rupiah pagi turun 150 poin menunggu laporan BI
- Rupiah melemah tipis ketika dolar AS mulai turun