Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Rabu, 17/09/2008 16:40 WIB
Rupiah kembali berjaya keluar dari level 9.400
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah sore ini menguat 55 poin menjadi Rp9.395 pasca kebijakan Bank Indonesia untuk menjaga likuiditas perbankan juga adanya angin segar dari Amerika Serikat.
Langkah Bank Indonesia menurunkan suku bunga overnight repo rate 200 basis poin dari 12,25% menjadi 10,25% untuk menjaga likuiditas pada sektor perbankan, serta merupakan salah satu katalis untuk mengendalikan inflasi berhasil menahan laju tekanan pelemahan rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia hari ini.
Selain itu berita penyelamatan AIG oleh Federal reserve, bank sentral AS, memberikan angin segar ditengah ketidakpastian pasar keuangan dunia di samping turunnya harga minyak dunia memberikan sentimen positif terhadap prospek ekonomi Indonesia.
"Pelaku pasar menyambut baik kebijakan bank sentral baik AS maupun Indonesia, sehingga turut memberikan sentimen positif bagi rupiah," kata Head of Research Bank Negara Indonesia Rosady T.A. Montol.
Pada perdagangan kemarin Selasa (16/09) rupiah ditutup melemah pada level Rp9.455 dari pembukaan Rp9.450 setelah bergerak di kisaran 9.450–9.470.
Rosady menambahkan secara umum rupiah masih tertekan di tengah ketidakpastian pasar finansial global yang masih memicu risk aversion pelaku pasar.
Namun demikian, turunnya harga minyak dunia di bawah level US$100 per barel dan ekspektasi intervensi BI masih memberikan underlying mixed sentiment terhadap rupiah.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Penguatan rupiah pagi ini terhenti
- Rupiah menguat ke level 11.900 per dolar AS
- Rupiah bertahan di 12.100 per dolar AS
- Rupiah pagi turun 150 poin menunggu laporan BI
- Rupiah melemah tipis ketika dolar AS mulai turun