Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Senin, 22/09/2008 12:10 WIB
Rupiah menguat tajam dipicu bail out
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah siang ini menguat tajam 60 poin menjadi Rp9.310 per dolar AS dipicu bail out (dana talangan) pemerintah AS untuk mengatasi krisis keuangan cenderung mengsuport mata uang dan pasar saham global termasuk Indonesia.
"Rupiah hari ini bergerak rangebound menguat. Issue bailout krisis keuangan di AS tampaknya masih menjadi perhatian pelaku pasar hari ini yang cenderung mensupport penguatan kurs," kata Head of Research Bank Negara Indonesia Rosady T.A. Montol.
Dia menambahkan rencana lembalinya investor ke lantai bursa memanfaatkan momentum buy on dips diperkirakan memberikan peluang penguatan rupiah hari ini.
Pada perdagangan Jumat 19 September, rupiah ditutup menguat pada level 9.375 dari pembukaan di level 9.390 setelah bergerak di kisaran 9.355–9.390.
Meredanya risk aversion pasca skim penyelamatan pasar keuangan oleh Pemerintah Federal AS dan Federal Reserve telah menguatkan kepercayaan pasar yang kembali mensupport pasar investasi di dalam negeri tercermin dari rebound-nya IHSG dan sedikit membaiknya
pasar obligasi domestik. Kondisi di atas memberikan underlying sentimen positif yang membawa penguatan rupiah ke bawah level 9.400.
Pemerintah AS menyiapkan dana talangan (bail out) senilai US$700 miiliar untuk membeli investasi hipotek berkinerja buruk. Upaya ini diyakini memberi sentimen positif bagi bursa regional termasuk Indonesia.
Sinyal posiif itu terlihat dari kenaikan hampir semua bursa global seperti Dow Jones pada Jumat pekan lalu naik 3,35% dan Indeks S&P 500 menanjak 4,03%.
bisnis.com
Berita Lain
- Penguatan rupiah pagi ini terhenti
- Rupiah menguat ke level 11.900 per dolar AS
- Rupiah bertahan di 12.100 per dolar AS
- Rupiah pagi turun 150 poin menunggu laporan BI
- Rupiah melemah tipis ketika dolar AS mulai turun