Bisnis Indonesia Online » Harga » Nilai Tukar
Selasa, 25/11/2008 08:03 WIB
Rupiah turun tipis ke 12.050 per dolar AS
oleh : Elsya Refianti
JAKARTA (Bisnis.com): Posisi mata uang rupiah terhadap dolar AS pagi ini tercatat di level 12.050, atau turun tipis jikan dibandingkan harga kemarin di 12.000, ungkap siaran televisi CNBC. Sementara itu, dari Sydney Bloomberg melaporkan dolar Australia dan Selandia Baru menguat tertinggi dalam hampir 3 pekan karena saham AS menanjak setelah pemerintah membantu Citigroup Inc, sehingga para investor memburu aset berimbal hasil lebih tinggi. Mata uang tersebut menguat memasuki hari kedua karena kenaikan harga komoditas, yang mengontribusi separo lebih dari ekspor kedua negara itu. Mata uang Australia naik 3,7%, tertinggi sejak 30 Oktober, menjadi 65,28 sen AS pada pkl. 8:40 di Sydney dari 62,93 sen di akhir perdagangan di Asia kemarin. Dolar Australia menguat 5,8% menjadi 63,37 yen. Dolar Selandia baru naik 2,4%, juga merupakan yang tertinggi sejak 30 Oktober, menjadi 54,77 sen AS dari 53,47 sen di Asia kemarin. Mata uang itu dibeli seharga 53,16 yen dari 50,89 kemarin. Citigroup, yang sahamnya tertekan 60% lebih dari nilai pasarnya pada pekan lalu, mengalami rebound melampaui 50% setelah pemerintah sepakat untuk menjamin aset bermasalah dan menginjeksikan dana US$20 miliar ke bank itu. Pasar ekuitas juga menguat karena Presiden terpilih AS Barack Obama mengumumkan Lawrence Summers, mantan Menkeu AS, sebagai direktur ekonomi Gedung Putih. Dolar negara-negara Pasifik Selatan menguat karena indeks UBS Bloomberg Constant Maturity Commodity untuk 26 bahan baku ditutup naik tertinggi sejak 29 Oktober. Harga emas menyentuh tertinggi lima pekan karena dolar AS melemah.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Rupiah pagi naik tipis ke 10.750/US$1
- Rupiah pagi naik tipis jadi 10.800
- Rupiah pagi ini 11.000 per dolar AS
- Rupiah pagi ini 10.910 per dolar AS
- Rupiah pagi ini 10.850 per dolar AS