Rupiah dan won pelopori depresiasi valuta Asia

Senin, 08/06/2009 18:51:56 WIBOleh: M. Yunan Hilmi
BANGKOK (Bloomberg): Won Korsel dan rupiah Indonesia memimpin penurunan mata uang Asia tertekan oleh sinyal membaiknya resesi AS yang mendorong penguatan dolar AS.

ICE Dollar Index, mencatat pergerakan dolar AS atas enam mata uang utama, naik pada 5 Juni dengan persentase terbesar sejak Januari sejak pemerintah melaporkan data pengangguran pada Mei yang lebih kecil dari estimasi. Dolar Taiwan melemah untuk hari keempatnya akibat spekulasi pemerintah akan membatasi apresiasi untuk mendongkrak ekspor menyusul berlanjutnya kemerosotan penjualan ke luar negeri selama sembilan bulan.

"Penguatan dolar AS secara global merupakan kunci utama pergerakan pasar. Para pelaku merasa nyaman dengan mendorong dolar AS ke level tertinggi. Namun, mereka harus mempertimbangkan kinerja ekspor dan investor asing," ujar Ko Yun Jin, dealer valas Kookmin Bank.

Won ditutup melemah 0,7% menjadi 1.252,4 per dolar AS di Seoul. Rupiah juga tertekan 1,3% pada Rp10.060 dan dolar Taiwan melemah 0,5% menjadi NT$32,875.

Sembilan dari 10 mata uang teraktif di Asia, kecuali yen, melemah atas greenback hari ini. Ringgit Malaysia melanjutkan depresiasi untuk hari kelima sebelum pemerintah melaporkan mengenai output pabrikan periode 8 bulan sampai April. Mata uang negeri jirann ini melemah 0,6% menjadi 3,5175 per dolar AS.

Estimasi median atas produksi industri di Malaysia turun 13% dari tahun sebelumnya, lebih besar dari penurunan Maret 14% pada Maret. Kementerian perdagangan menjelaskan ekspor negara ini tumbang 26% pada April.

Dolar AS juga menguat atas euro setelah investor menaikkan risikonya bahwa Federal Reserve akan menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini. Dolar AS menguat menjadi US$1,3898 per euro pada 8.59 a.m. di London, dari US$1,3968 New York pekan lalu.

Di bagian lain, baht Thailand melemah 0,6% menjadi 34,39 per dolar AS dan peso Filipina melemah 0,9% menjadi 47,64.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika