Euro dekati tertinggi 1 pekan terhadap yen

Senin, 29/06/2009 08:36:01 WIBOleh: Elsya Refianti
TOKYO (Bloomberg): Mata uang euro diperdagangkan mendekati tertinggi satu pekan terhadap yen dipicu spekulasi satu laporan Eropa akan menunjukkan kepercayaan konsumen meningkat, memperkuat indikasi bank sentral wilayah itu akan mempertahankan suku bunga di pekan ini.

Dolar AS menuju posisi terendah 2 pekan terhadap euro setelah People’s Bank of China memperbarui seruannya soal mata uang global yang baru dan Gubernur Zhou Xiaochuan mengatakan pembuat kebijakan tengah membahas untuk meninggalkan mata uang greenback untuk menyelesaikan perdagangan. Mata uang franc Swiss melemah terhadap euro dan dolar AS pada pekan lalu karena analis mata uang asing mengatakan Swiss National Bank menjual mata uangnya tiga kali untuk menopang ekonomi.

Mata uang euro diperdagangkan pada level 133,76 yen pada pkl. 9:18 di Tokyo dari 133,85 yen di New York pada 26 Juni. Euro menyentuh 135,16 yen pada 19 Juni. Mata uang Eropa itu berada di US$1,4044 dari US$1,4056. Euro menyentuh US$1,4129 pada 12 Juni. Dolar berada di posisi 95,24 yen dari 95,18 yen.

Mata uang tunggal Eropa menuju posisi kenaikan 2,2% terhadap yen pada kuartal ini dipicu optimisme resesi di 16 negara pengguna euro mulai mereda.

Kepercayaan konsumen di wilayah pengguna euro naik menjadi minus 30 pada Juni dari minus 31 pada Mei lalu, dan kepercayaan ekonomi mendaki ke 71 pada Juni dari 69,3 di bulan sebelumnya, ungkap hasil survei Bloomberg News terhadap para ekonom. Komisi Eropa di Brussels akan merilis laporan itu hari ini.

China menyerukan kepada AS untuk menjamin keamanan assetnya pada Maret, ketika Perdana Menteri Wen Jiabao mengatakan negara itu khawatir terhadap obligasi pemerintah AS yang dimilikinya.

Yen bergerak tipis setelah satu laporan pemerintah menunjukkan produksi industri Jepang naik di bulan ketiga pada Mei.

Franc Swiss tersandung 1% menjadi 1,5230 terhadap euro dan 0,2% ke posisi 1,0834 dibandingkan dengan dolar AS pekan lalu. Mata uang Swiss itu tertekan pada 24 Juni menjadi 1,5380 terhadap euro, level terlemah sejak periode pertengahan Maret ketika SNB mengatakan melakukan intervensi untuk melemahakan franc.(er)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika