Dolar AS berada pada level terendah atas euro

Kamis, 02/07/2009 07:46:45 WIBOleh: M. Yunan Hilmi
TOKYO (Bloomberg): Dolar AS diperdagangkan mendekati level terendah dalam 3 pekan atas euro setelah pabrikan di AS dan China mengindikasikan resesi tengah meleleh sehingga mendorong permintaan aset dengan imbal hasil tinggi.

Euro diperjualbelikan tidak jauh dari posisi tertinggi dalam 2 pekan terhadap yen dipicu spekulasi European Central Bank tidak mengubah suku bunga acuan dalam pertemuan hari ini. Dolar AS sedikit berubah terhadap pound Inggris sebelum laporan Departemen Buruh terkait dengan angka penurunan lapangan kerja.

"Data ekonomi membantu memperbaiki sentimen investor yang kemungkinan mengurangi permintaan dolar AS dan yen," kata Danica Hampton, analis valas Bank of New Zealand Ltd di Wellington.

Dolar AS diperdagangkan pada US$1,4138 per euro pada pukul 8:45 a.m. di Tokyo, dari US$1,4142 di New York sehari sebelumnya, ketika sempat mencapai US$1,4201, level terendah sejak 5 Juni. Euro berada pada 136,48 yen dari 136,70 setelah menyentuh 136,89 kemarin, terkuat sejak 15 Juni.

Standard & Poor’s 500 Index bertambah 0,4% kemarin, setelah mencatatkan reli 15% selama kuartal kedua.

Institute for Supply Management melaporkan sektor pabrikan AS menciut selama Juni dengan laju paling lambat dalam 10 pekan. Indeks lembaga itu naik menjadi 44,8, tertinggi sejak Agustus, dari 42,8 pada Mei. Angka di bawah 50 menunjukkan kontraksi. Manufaktur China juga mengalami ekspansi untuk bulan keempatnya.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika