• BMTR400
  • SDRA320
  • CTTH72
  • MNCN350
  • BMRI5200
  • BUMI2575
  • PGAS4075
  • TLKM8350
  • ASRI155
  • KIAS435
  • ADRO1900
  • ELTY255
  • ASIA106
  • BBTN1170
  • SULI225
  • LPKR530
  • BHIT830
  • VRNA95
  • BAYU173
  • INCO4225

Yen melemah menjadi 129,85 per euro

Kamis, 10/12/2009 11:24:43 WIBOleh: M. Yunan Hilmi
TOKYO (Bloomberg): Yen melemah atas euro untuk pertama kali dalam 4 hari menyusul laporan dari Australia mengenai lonjakan tenaga kerja sesuai dengan estimasi para ekonom.

Mata uang 16 negara kawasan euro melanjutan penguatan atas dolar AS sebelum laporan mengenai produksi industri di Prancir dan Italia yang diprediksi naik. Dolar Australia juga naik menyusul terdorong laporan tenaga kerja dan mata uang Selandia Baru juga menguat setelah Gubernur Reserve Bank Alan Bollard menargetkan mulai menaikkan suku bunga acuan pada pertengahan tahun depan.

Yen melemah menjadi 129,85 per euro pada pukul 12:46 p.m. di Tokyo, dari 129,39 di New York kemarin. Euro juga menguat menjadi US$1,4734 dari US$1,4726. Mata uang Jepang dibeli pada 88,13 per dolar AS dari 87.87.

Dolar Australia menguat menjadi US$0,9157 dari US$0,9108 sebelum laporan data pengangguran itu dilansir. Dolar Selandia Baru menguat menjadi US$72,48 dari US$0,7189 kemarin.

Mata uang Australia melonjak setelah jumlah tenaga kerja melonjak untuk bulan ketiga. Jumlah pekerja naik 31.200 dari posisi Oktober. Estimasi median 22 ekonom hanya naik 5.000. Tingkat pengangguran turun menjadi 5,7% dari sebelumnya 5,8%.

Kementerian keuangan melaporkan net buying investor Jepang atas obligasi di luar negeri mencapai 876,5 miliar yen (US$10 miliar). Angka itu merupakan pembelian terbesar sejak 11 September.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika