Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas
Rabu, 16/07/2008 09:53 WIB
Dolar AS masih mendekati rekor terlemah
oleh : Berliana Elisabeth S.
JAKARTA: Dolar AS masih mendekati rekor terlemahnya terhadap euro setelah kemarin terpuruk menjadi US$1,6038 per euro, posisi terendahnya sejak mata uang euro diperkenalkan pada 1999.
Pelaku pasar mengkhawatirkan perbankan di AS akan melaporkan kerugian yang semakin membesar akibat kredit subprime mortgage pada pekan ini. Hal ini langsung mengurangi kenyamanan pada sistem keuangan di negara dengan skala ekonomi terbesar di dunia ini.
Dolar AS ditransaksikan pada level US$1,5891 per euro pukul 9.40 WIB, menurut CNBC. Tadi malam kurs sempat menyentuh US$1,6038, terendah sejak mata uang Eropa diperkenalkan pada 1999.
Terhadap yen Jepang, dolar AS juga terdepresiasi menjadi 104,64 dari sebelumnya 104,16 kemarin, terendah sejak 3 Juni. Pelaku pasar mengkhawatirkan laporan laba bersih kuartalan dari Wells Fargo & Co, Merrill Lynch & Co, JPMorgan Chase, dan Citigroup Inc, yang diprediksi mengalami kerugian subprime mortgage.
“Penjualan dolar AS masih berlanjut beberapa saat ke depan. Laba bersih perbankan tampaknya mencerminkan ketidakstabilan sistem ekonomi AS, sehingga prospek pertumbuhan ekonomi AS semakin memburuk,” tutur Tsutomu Soma, diler obligasi dan valuta pada Okasan Securities Co. di Tokyo seperti dikutip Bloomberg.
Wells Fargo, perusahaan kredit mortgage terbesar kedua di AS, akan menyampaikan laporan keuangan kuartalannya hari ini. JPMorgan Chade dan Merrill besok, dan Citigroup, bank terbesar di AS, pada 18 Juli.
Data Bloomberg menunjukkan perbankan global dan perusahaan sekuritas merugi US$400 miliar akibat krisis subprime mortgage AS.
Treasury Secretary Henry Paulson menyatakan bahwa pemerintah akan membeli saham Fannie and Freddie jika memang memungkinkan. Chairperson Federal Reserve Ben S. Bernanke akan berbicara kembali sebelim pertemuan Kkomite jasa keuangan pukul 10.00 a.m. waktu Washington hari ini. (ln)
bisnis.com
Berita Lain
- Yuan tak banyak berubah pada 6,8408 per US$
- Won menguat dari level terendah 4 tahun
- Dolar Australia rebound dipicu surplus perdagangan
- Euro terhempas 7 bulan terendah
- Euro capai level terendah atas dolar AS
Komentar
#2 - berita
berita2 nya sudah lewat, mohon bantuan bgmana saya bisa dapatkan berita yg up to date?
khoutom - Indonesia @ 17/08/2008 - 17:11 WIB dari 114.120.14.216 (114.120.14.216)
#1 - uang kalah oleh komoditas
apa yang anda lakukan ,ketika dollar ataupun mata uang dunia melemah nilai tukarnya? akibat terikat sistem bunga,uang dalam posisi lemah atas komoditas karena jumlah uang semakin bertambah banyak,sementara komoditas makin terbatas jumlahnya dan meningkatnya pemakaian komoditas. saran saya: konversikan uang anda ke dalam komoditas emas batangan atau anda terjun di sektor riil.buat kegiatan riil unruk menambah kekayaan anda. udi=http://duniaemas.blogspot.com
udi Pegadaian - indon @ 18/07/2008 - 14:45 WIB dari 125.161.37.146 (146.subnet125-161-37.speedy.telkom.net.id)