Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Kamis, 28/08/2008 08:15 WIB

Rupiah dan dolar AS sama-sama tertekan pagi ini

oleh : Berliana Elisabeth S.

JAKARTA (Bisnis.com): Rupiah pagi ini melemah tipis 10 poin menjaid Rp9.165 per dolar AS dari posisi kemarin karena tingginya permintaan dolar AS oleh kalangan perusahaan di tengah tren penurunan dolar AS terhadap mata uang kuat lainnya.

Rosady T.A. Montol, Head of Research BNI, mengatakan pelemahan rupiah yang terjadi sejak kemarin di pengaruhi aksi korporasi membeli dolar AS. Namun ekspektasi intervensi Bank Indonesia membuat pelaku pasar cenderung berhati-hati dalam mengakumulasi dolar AS sehingga membatasi pelemahan rupiah lebih lanjut.

Dia menambahkan rupiah diperkirakan masih bergerak di bawah tekanan. Naiknya harga minyak ke level US$118 per barel sedikitnya memberikan sentimen negatif bagi kurs hari ini disamping tingginya kebutuhan dolar AS korporat. Sementara itu, kemungkinan adanya intervensi cenderung membatasi pergerakan rupiah.

Dari Asia,  dilaporkan Bloomberg bahwa Menteri Keuangan Jepang akan merilis portofolio mingguan pada 8:50 a.m waktu Tokyo. Bank of Japan board member Miyako Suda akan berbicara di Kanazawa pada 10:30 a.m dan jumpa pers pada 1:45 p.m. Yen ditransaksikan pada level 109,49 di Sydney.

Sementara itu, Bank of Korea akan melaporkan neraca keuangan periode Juli besok pukul 8 a.m setelah laporan Juni mencatat surplus yang pertama kali dalam tujuh bulan. Produksi sektor industri akan dirilis National Statistical Office pada 1:30 p.m. besok. Tahun lalu industri bertumbuh 7,9%, pada Juni naik 6,7%. Won ditransaksikan pada level 1.084 per dolar AS.

Bank sentral India akan memberi rincian  cadangan devisa besok untuk periode minggu yang berakhir pada 22 Agustus. Cadangan sebelumnya turun untuk minggu kelima, penurunan terbesar sejak November 2000 yakni US$3,8 miliar menjadi US$296,2 miliar pada tujuh hari yang berakhir 15 Agustus. Rupee ditransaksikan pada level 43,7535 per dolar AS.

Hong Kong, pemerintah akan melaporkan neraca perdagangan periode Juli pada pukul 4:15 p.m hari ini. Ekspor bertumbuh 5,5% setelah turun pada Juni untuk pertama kali dalam dua tahun. Dolar Hong Kong ditransaksikan pada level HK$7.8083.

Euro pagi ini ditransaksikan pada level US$1,4726 pada pukul 8:39 a.m. di Tokyo, setelah menguat 0,5% kemarin. Euro sempat menyentuh US$1,4571 pada 26 Agustus, terendah sejak pertengahan Februari.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dolar Aussie catat penguatan terbesar atas US$
  • Dolar AS melemah atas euro dan yen
  • Yen mulai melemah atas dolar AS dan euro
  • Yen terkuat atas US$ dalam 13 tahun

Komentar

Beri Komentar