Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Jumat, 29/08/2008 07:58 WIB

Dolar AS diprediksi melemah atas euro dan yen

oleh : M. Yunan Hilmi

TOKYO (Bloomberg): Dolar AS diperkirakan melemah terhadap euro menjelang laporan pemerintah yang diperkirakan sektor pendapatan individual AS turun selama Juli dan rendahnya pengeluaran.

Greenback juga bakal melemah atas yen seiring dengan naiknya harga minyak yang mengancam pertumbuhan negara pengkonsumsi minyak terbesar dunia itu. Pound Inggris diperdagangkan mendekati rekor terendah terhadap euro akibat sinyal bank sentral yang diprediksi penurunkan suku bunga untuk mencegah ambruknya sektor perumahan yang bisa mendatangkan resesi di negara itu.

"Pelemahan dolar AS bias. Perekonomian AS yang tidak sehat tengah mendikte pergerakan dolar AS. Kenaikan harga minyak juga faktor negatif bagi pertumbuhan," kata Osao Iizuka, Kepala perdagangan valas Sumitomo Trust & Banking Co, Tokyo.

Terhadap euro, dolar AS diperdagangkan pada US$1,4701 pada 8.53 a.m. Tokyo. Mata uang AS ini sedikit berubah atas yen pada 109,44. Dolar AS diperkirakan melemah sampai 109,20 yen dan US$1,4780 per euro hari ini.

Sterling tidak banyak perubahan pada 80,44 pence per euro setelah sempat menyentuh 80,61 pence kemarin, yang merupakan terlemah sejak 17 April.

Pergerakan yen yang tidak banyak berubah terjadi setelah pemerintah Jepang mengatakan harga konsumen nasional kecuali makanan segar, naik 2,4% pada Juli dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Angka itu lebih besar dari estimasi ekonom pada 2,3%.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dolar Aussie catat penguatan terbesar atas US$
  • Dolar AS melemah atas euro dan yen
  • Yen mulai melemah atas dolar AS dan euro
  • Yen terkuat atas US$ dalam 13 tahun

Komentar

Beri Komentar