Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas
Selasa, 02/09/2008 15:20 WIB
Baht dan indeks Thailand terpuruk akibat politik
oleh : M. Yunan Hilmi
BANGKOK (Bloomberg): Baht Thailand terpuruk ke level paling rendah lebih dari setahun dan indeks saham anjlok ke posisi terendah dalam 19 bulan setelah Perdana Menteri Samak Sundaravej mengumumkan keadaan darurat.
Penguatan baht bulan lalu sebesar 2,1% mulai terdepresiasi setelah terjadi bentrokan di Bangkok antara ribuan pendukung dan anti pemerintah yang menyebabkan satu orang tewas dan 43 luka-luka. People's Alliance for Democracy, kelompok yang mendesak Samak mundur, menguasai gedung pemerintah yang di antaranya ada kantor perdana menteri, sejak 26 Agustus.
"Situasi ini tidak membantu baht. Kami ambil posisi short atas mata uang Thailand. Kami perkirakan bank sentral membatasi volatilitas pergerakan baht," kata Thomas Harr, senior currency strategist Standard Chartered Plc di Singapura.
Menteri Keuangan Surapong Suebwonglee mengatakan pertumbuhan kemungkinan hanya 5,5% pada semester II/2008 akibat lambatnya ekspor. Selama semester pertama perekonomian tumbuh 5,7%.
SET Index turun 1,8% menjadi 662,77 pada pukul 11.28 a.m. waktu setempat, mendekati posisi terendah sejak penutupan 1 Februari 2007. Baht melemah 0,4% menjadi 34,45 terhadap dolar AS di Bangkok.
Deputi Gubernur Atchana Waiquamdee menegaskan bank sentral melakukan intervensi untuk mendukung baht. "Kami menjaga pergerakan mata uang pagi ini karena sudah terlalu besar penurunannya. Kami menahan volatilitas baht," ujarnya hari ini.
Atchana pernah mengatakan ketidakstabilan politik akan mempengaruhi inflasi yang merupakan ancaman terbesar perekonomian. Baht Thailand diperkirakan terdepresiasi sampai 35% sampai akhir bulan ini.
Menurut Sebastien Barbe, analis valas Calyon Hong Kong, pengumuman keadaan darurat berdampak negatif bagi mata uang. "Fundamental ekonomi tidak mendukung kinerja baht. Perekonomian melemah, permintaan domestik dan tingkat bunga riil saat ini sudah negatif," ujarnya seraya memprediksikan baht bisa mencapai titik terendah pada 35,80 akhir tahun.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Yen melaju ke level tertinggi atas US$
- Menjelang kunjungan Paulson yuan melemah
- Yen menguat atas dolar AS dan euro
- Yen bergerak menguat atas US$ dan euro
- Yen menguat terhadap dolar AS dan euro