Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Selasa, 02/09/2008 19:39 WIB

Yuan melemah atas US$ atas spekulasi intervensi

oleh : M. Yunan Hilmi

BEIJING (Bloomberg): Yuan China melemah terhadap dolar AS akibat spekulasi otoritas tengah memperlambat apresiasi mata uang untuk mendongkrak ekspor dan mencegah melemasnya perekonomian.

People's Bank of China kemarin menjanjikan pertumbuhan yang berkelanjutan dan neraca yang lebih baik untuk menahan laju inflasi. China mengizinkan depresiasi yuan sebesar 0,1% terhadap dolar AS sejak akhir Juli seiring kontraksi manufaktur selama bulan kedua pada Agustus. Kondisi ini mengisyaratkan negara dengan perekonomian terbesar keempat di dunia ini tengah melambat.

"Ketidakpastian dalam perekonomian meningkat setelah Olimpiade beakhir. Bank sentral kemungkinan tetap menstabilkan yuan untuk memberi kesempatan pada eksportir," kata Liu Dongliang, analis valas China Merchants Bank Co.

China Foreign Exchange Trade System menunjukkan yuan melemah 0,2% menjadi 6,8397 per dolar AS pada sesi sore di Shanghai. Yuan diizinkan untuk diperdagangkan sampai dengan 0,5% lebih terhadap dolar AS.

Menteri Keuangan Jerman Peer Steinbrueck mendesak China untuk melemas yuan lebih cepat terhadap euro ketika bertemu dengan petinggi China kemarin. "Kalimat yang digunakan tetap sama, yakni nilai tukar seharusnya mengikuti fundamental ekonomi," kata Steinbrueck.

Mata uang China naik 4,1% atas euro dan 2,9% atas yen dalam 12 bulan, sementara terhadap dolar AS sudah menguat 10,3%.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dolar Aussie catat penguatan terbesar atas US$
  • Dolar AS melemah atas euro dan yen
  • Yen mulai melemah atas dolar AS dan euro
  • Yen terkuat atas US$ dalam 13 tahun

Komentar

Beri Komentar