Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas
Rabu, 03/09/2008 14:30 WIB
Euro capai level terendah atas dolar AS
oleh : M. Yunan Hilmi
TOKYO (Bloomberg): Euro melemah terhadap dolar AS ke level terendah dalam tujuh bulan sebelum keluar laporan mengenai penjualan sektor retail yang diperkirakan turun selama Juli.
Mata uang 15 negara ini juga mendekati posisi terlemah atas yen dalam lima bulan akibat spekulasi European Central Bank yang mengisyaratkan kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi. Pound diperdagangkan pada posisi terendah atas dolar AS dalam dua tahun akibat kekhawatiran Inggris masuk resesi setelah harga rumah terpuruk. Dolar Australia mengalami hal yang sama setelah pemerintah melaporkan ekspansi paling lambat dalam tiga tahun.
"Aksi jual terhadap euro dan pound bakal berlanjut. Kinerja perekonomian Eropa mengalami penurunan dalam waktu yang pendek, wajar jika ada spekulasi otoritas akan menurunkan suku bunga," kata Hideki Amikura, deputy general manager valuta asing Nomura Trust and Banking Co Ltd, Tokyo.
Euro melelah menjadi US$1,4412, terendah sejak 22 Januari, sebelum diperdagangkan pada US$1,4445 pada sesi pagi waktu London dari US$1,4520 kemarin. Amikura memperkirakan euro bisa anjlok sampai US$1,44 hari ini. Dolar AS berada pada 108,95 yen dari 108,61 yen. Pound terjun menjadi US$1,7703, level terendah sejak April 2006.
Dolar Australia terpeleset menjadi 82,39 U.S. cents, juga terendah hampir satu tahun, dari 83,37 cents penutupan pasar Asia kemarin. GDP Australia berekspansi 0,3% kuartal kedua, terkecil sejak 2004.
Penjualan retail Eropa diperkirakan turun 2,1% pada Juli dari tahun sebelumnya, setelah sempat turun 3,1% bulan sebelumnya.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Yen melaju ke level tertinggi atas US$
- Menjelang kunjungan Paulson yuan melemah
- Yen menguat atas dolar AS dan euro
- Yen bergerak menguat atas US$ dan euro
- Yen menguat terhadap dolar AS dan euro