Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Kamis, 04/09/2008 08:12 WIB

Euro terhempas 7 bulan terendah

oleh : Berliana Elisabeth S.

TOKYO (Bloomberg): Euro terhempas hingga hampir menyentuh level terlemah tujuh bulan terhadap dolar AS dipicu spekulasi European Central Bank (ECB) akan mempertahankan suku bunga.

Mata uang 15 negara di Zona Euro ini juga melemah hampir terendah lima bulan terhadap yen Jepang sebelum pertemuan ECB memutuskan perihal kebijakan suku bunga hari ini.

Bahkan poundsterling Inggris terpuruk hingga terendah 3,5 tahun terhadap yen dan mencapai rekor terlemah terhadap euro dipicu spekulasi Bank of England, bank sentralnya, mempertahankan suku bunga hari ini untuk mengatasi perlambatan ekonomi dan kenaikan inflasi.

"Saat ini tidak tepat membeli euro untuk investasi jangka panjang. ECB akan melihat perekonomian Eropa memburuk dan itu berdampak pada depresiasi euro," kata kasan Securities Co di Tokyo.

Euro ditransaksikan pada level US$1,4510 pada pukul 8:34 a.m. di Tokyo dari US$1,4498 kemarin, bahkans empat menyentuh US$1,4385, terendah sejak 22 Januari 2008. Yen sedikit berubah menjadi 157,18 per euro setelah kemarin menyentuh 156,26, terkuat sejak 31 Maret 2008.

Mata uang Jepang ditransaksikan pada 108,31 per dolar AS. Euro berpotensi kembali terdepresiasi menjadi US$1,4410 hari ini, kata Soma.

Poundsterling ditransaksikan pada US$1,7754 dari US$1,7768 kemarin, bahkan menyentuh level terendah dua tahun US$1,7668. Terhadap yen terdepresiasi 0,2% menjadi 192,13 yen hampir menyentuh 191,95 yen, terkuat sejak Januari 2005.

Poundsterling juga terdepresiasi ke rekor terlemah 81,88 per euro hari ini. Kenyamanan konsumen Inggris berada pada level terrendah empat tahun periode Agustus, hasil survei Nationwide Building Society, sehingga memperkuat persepsi pemangkasan suku bunga.

Bank of England akan mempertahankan suku bunganua di level 5% hari ini, hasil survei terhadap sejumlah ekonom oleh Bloomberg News.

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dolar Aussie catat penguatan terbesar atas US$
  • Dolar AS melemah atas euro dan yen
  • Yen mulai melemah atas dolar AS dan euro
  • Yen terkuat atas US$ dalam 13 tahun

Komentar

Beri Komentar