Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Rabu, 24/09/2008 14:42 WIB

Won dan ringgit seret mata uang Asia

oleh : M. Yunan Hilmi

HONG KONG (Bloomberg): Won Korea dan ringgit Malaysia pelopori pelemahan mata uang Asia siang ini akibat spekulasi Congress AS akan menunda peluncuran rencana penyelamatan finansial senilai US$700 miliar yang menahan aksi beli investor.

Delapan dari 10 mata uang yang aktif diperdagangkan di Asia melemah hari ini setelah Gubernur Federal Reserve Ben S. Bernanke dan Menkeu Henry Paulson kemarin mengatakan jika bailout gagal akan mengancam perekonomian AS menyusul belum adanya kepastian persetujuan dari parlemen negara itu.

"Seluruh pergerakan pasar terkait dengan AS dan semua mata kini tertuju pada persetujuan Congress atas rencana bailout," kata Dariusz Kowalczyk, chief investment strategist CFC Seymour Ltd, Hong Kong.

Seoul Money Brokerage Services Ltd mencatat won melemah 0,6% menjadi 1.154,55 per dolar AS pada 12.33 p.m. di Seoul. Depresiasi won sudah mencapai 19% tahun ini dan sempat mencapai level terendah sejak 2004 pada 1.166,20 per dolar AS pada 16 September. Ringgit Malaysia melemah 0,3% menjadi 3,4218 per dolar AS.

Dealer valas Korea Exchange Bank Jay Won mengungkapkan otoritas Korsel kemungkinan intervensi untuk menahan laju depresiasi won. Menteri Keuangan Kang Man Soo hari ini mengatakan level won seharusnya merefleksikan fundamental ekonomi. "Pasar valas lokal masih belum stabil karena kekurangan dolar AS. Pelaku pasar mencermai intervensi yang kemungkinan membantu melemahnya won," kata Won.

Bank sentral melakukan intervensi ke pasar valas melalui penjualan dan pembelian dolar AS. Cadangan devisa Korsel mengalami penurunan menjadi US$243 miliar pada akhir Agustus, dari rekor US$264 awal kuartal kedua. Penurunan ini terkait dengan upaya Bank of Korea mencoba menahan depresiasi won.

Di lain pihak, pada 22 September, pemerintah dan gubernur bank sentral Malaysia menegaskan tidak adan niat untuk melakukan re-pegging ringgit ditengah gejolak finansial global.

Sementara itu, dolar Taiwan melemah setelah pemerintah melaporkan lambatnya pertumbuhan ekspor yang merupakan level terendah dalam lima tahun. Dolar AS menguat atas mata uang negara pulau ini sebesa 0,2% menjadi NT$32,012.

Untuk rupiah diperdagangkan mendekati posisi tertinggi dalam dua pekan akibat spekulasi bank sentral akan membeli dolar AS untuk menahan volatilitas seiring ancaman krisis kredit yang bisa memicu capital outflows. Rupiah relatif tidak banyak pergerakan akibat sentimen bank butuh banyak rupiah sebagai persiapan liburan Muslim pekan depan. "Bank Indonesia mengarahkan pasar karena mereka tidak ingin ada gejolak atas mata uang lokal. Permintaan rupiah juga tinggi karena liburan panjang," kata Muhammad Fauzi Halim, currency trader PT Bank Resona Perdania Jakarta.

Rupaih diperdagangkan pada 9.335 per dolar AS dari 9.330 kemarin. Bank Indonesia menjual dolar AS pada 9.340 dan rupiah diperkirakan berada pada 9.310 dan 9.340 hari ini.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rusia kembali devaluasi rubel
  • Yen menguat pada 90,46 per dolar AS
  • Peso dekati level terburuk sejak 2000
  • Potensi rebound won dan rupee terbesar
  • Dolar AS relatif stabil atas euro dan yen
  • Dolar terlemah 13 tahun terhadap yen siang ini
  • Mata uang Asia mulai rebound atas dolar AS
  • Sentimen ekonomi Jerman tekan euro
  • Yen melaju ke level tertinggi atas US$

Komentar

#2 - formasi gelobal

berapa harga RM dengan Rp dan dollar dengan RM

bustan - indonesia @ 03/11/2008 - 11:05 WIB dari 125.162.94.108 (108.subnet125-162-94.speedy.telkom.net.id)

#1 - Harga Rupiah ke dolar

Saya ingin tau berapa harga Rupiah terhadap dollar AS atau sebaliknya?

Safriady - Indonesia @ 20/10/2008 - 08:31 WIB dari 125.162.6.204 (204.subnet125-162-6.speedy.telkom.net.id)

Beri Komentar