Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Selasa, 14/10/2008 08:36 WIB

Yen berlanjut melemah pada 102 per dolar AS

oleh : M. Yunan Hilmi

TOKYO (Bloomberg): Yen berlanjut melemah terhadap dolar AS untuk hari kedua menyusul spekulasi U.S. Treasury akan melakukan stabilitasi sistem finansial melalui investasi sebesar US$125 miliar di sektor perbankan AS.

Yen juga tertekan atas dolar Australia dan Selandia Baru setelah bursa AS meraih gain terbesar dalam tujuh dekade. Negara-negara Eropa menyediakan US$1,8 triliun untuk garansi kredit bank dan Federal Reserve memimpin penggelontoran dolar AS ke pasar uang untuk mencegah ambruknya sistem finansial.

"Secara bertahap otoritas moneter memulihkan kepercayaan terhadap bank dan pasar kredit. Aktivitas tersebut agaknya yang menekan yen terus melemah," kata Masanobu Ishikawa, general manager valas Tokyo Forex & Ueda Harlow Ltd, Jepang.

Yen melemah menjadi 139,51 per euro pada 8.36 a.m. hari ini di Tokyo dari 138,57 penutupan New York. Mata uang Jepang ini sempat menyentuh 132,24 pada 10 Oktober, terkuat sejak Juni 2005. Terhadap dolar AS, yen berada pada 102,36 dari 102.01. Posisi terkuat dolar AS-yen pada 97,92.

"Yen bisa terus melemah sampai 139,60 per euro dan 102,60 versus dolar AS hari ini," ujar Ishikawa.

Sementara terhadap dolar Australia, yen juga melemah pada 72,11 dari 67,57 di pasar Asia, kemarin. Mata uang Jepang ini juga turun 3,9% atas dolar Selandia Baru menjadi 63,32.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rusia kembali devaluasi rubel
  • Yen menguat pada 90,46 per dolar AS
  • Peso dekati level terburuk sejak 2000
  • Potensi rebound won dan rupee terbesar
  • Dolar AS relatif stabil atas euro dan yen
  • Dolar terlemah 13 tahun terhadap yen siang ini
  • Mata uang Asia mulai rebound atas dolar AS
  • Sentimen ekonomi Jerman tekan euro
  • Yen melaju ke level tertinggi atas US$

Komentar

Beri Komentar