Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Jumat, 24/10/2008 12:58 WIB

Yen terkuat atas US$ dalam 13 tahun

oleh : M. Yunan Hilmi

TOKYO (Bloomberg): Yen mencapai posisi tertinggi atas dolar AS dalam 13 tahun seiring dengan meningkatnya risiko resesi global membuat para investor meningkatkan aksi beli atas aset berdenominasi mata uang Jepang.

Yen juga menguat atas euro di posisi tertinggi dalam enam tahun setelah Belarus, Ukraina, Hongaria, dan Eslandia mengikuti jejak Pakistan mengajukan pinjaman dana darurat kepada IMF senilai US$20 miliar.

"Saya tidak menyangka apresiasi yen begitu cepat, di luar perkiraan. Kondisi ini dipengaruhi oleh bakal datangnya risiko ambruknya kredit dan resesi global," kata Toru Umemoto, chief analis valas Barclays Capital, di Tokyo.

Yen menguat menjadi 95,34 per dolar AS, level terkuat sejak 93,28 pada 15 Agustus 1995, dan diperdagangkan pada 95,84 pada 1:13 p.m. waktu Tokyo. Sehari sebelumnya di New York, yen mencapai 97,31 per dolar AS. Terhadap euro, yen sempat berada pada 121,75 terkuat sejak November 2002, sebelum kembali tertekan di posisi 122,57.

Yen pernah mencapai posisi tertinggi pasca Perang Dunia II pada 79,75 per dolar AS pada 19 April 1995 yang dipicu oleh intervensi negara G-7 membeli dolar AS untuk menstabilkan pasar uang. Anggota G-7 yaitu Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, Inggris, dan AS.(yn)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rusia kembali devaluasi rubel
  • Yen menguat pada 90,46 per dolar AS
  • Peso dekati level terburuk sejak 2000
  • Potensi rebound won dan rupee terbesar
  • Dolar AS relatif stabil atas euro dan yen
  • Dolar terlemah 13 tahun terhadap yen siang ini
  • Mata uang Asia mulai rebound atas dolar AS
  • Sentimen ekonomi Jerman tekan euro
  • Yen melaju ke level tertinggi atas US$

Komentar

Beri Komentar