Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas


Jumat, 31/10/2008 08:55 WIB

Yen menguat atas dolar AS pada 97,88

oleh : M. Yunan Hilmi

TOKTO (Bloomberg): Yen menguat terhadap euro untuk pertama kalinya dalam empat hari terakhir setelah penurunan saham-saham Asia memicu investor untuk menjual aset-aset beryield lebih tinggi yang dibiayai oleh pinjaman berbunga rendah di Jepang.

Mata uang Jepang tersebut juga menguat terhadap dolar Australia dan Selandia Baru setelah perusahaan-perusahaan Jepang menurunkan prediksi laba dan komoditas merosot di tengah kekhawatiran bahwa krisis kredit telah mengempas perekonomian global ke dalam resesi.

Dolar AS menguat terhadap euro, pound Inggris, dan dolar Australia setelah para trader melakukan aksi lindung nilai terhadap pembelian ekuitas AS pada akhir bulan. "Saham terpukul dan itu mempengaruhi yen," kata Katsunori Kitakura, chief treasury dealer di Chuo Mitsui Trust & Banking Co, bank tercatat terbesar ketujuh di Jepang.

Yen naik ke 125,10 per euro pada pukul 9:38 di Tokyo dari 127,31 di New York, kemarin petang. Terhadap dolar AS, mata uang tersebut menguat ke 97,88 dari 98,61.

Euro merosot ke US$1,2750 dari US$1,2915. Pound melemah ke US$1,6236 dari US$1,6451. Dolar Australia terpuruk ke US$0,6614 dari US$0,6823. Yen diperkirakan akan menguat hingga 97,50 per dolar, hari ini, kata Kitakura.

Indeks Nikkei 225 Stock Average turun 3,2%, menghentikan tren naik selama tiga hari, sementara indeks S&P/ASX 200 Australia turun 1,4%, melanjutkan penurunan bulanan terbesar sejak 1987.(t01)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Rusia kembali devaluasi rubel
  • Yen menguat pada 90,46 per dolar AS
  • Peso dekati level terburuk sejak 2000
  • Potensi rebound won dan rupee terbesar
  • Dolar AS relatif stabil atas euro dan yen
  • Dolar terlemah 13 tahun terhadap yen siang ini
  • Mata uang Asia mulai rebound atas dolar AS
  • Sentimen ekonomi Jerman tekan euro
  • Yen melaju ke level tertinggi atas US$

Komentar

Beri Komentar