Bisnis Indonesia Online » Harga » Valas
Senin, 24/11/2008 09:11 WIB
Yen menguat terhadap dolar AS dan euro
oleh : Elsya Refianti
SYDNEY (Bloomberg): Yen menguat terhadap dolar AS dan euro karena pembahasan mengenai kemungkinan bailout oleh pemerintah AS terhadap Citigroup Inc mendorong investor untuk mengindari aset berimbal hasil lebih tinggi di luar negeri yang didanai Jepang.
Mata uang Jepang juga menguat terhadap dolar Australia dan Selandia Baru, dua mata uang favorit dalam carry trade, karena para pembuat kebijakan AS menggelar pembicaraan dengan Citigroup guna membatasi potensi kerugian pada perusahaan itu terhadap lebih dari US$100 miliar aset bermasalah setelah saham Citigroup anjlok 60% pada pekan lalu.
"Fakta bahwa kami tengah menunggu berita lanjutan mengenai dukungan resmi terhadap Citigroup membuat pasar sedikit defensif," Kata Tony Morriss, strategist senior mata uang di Australia & New Zealand Banking Group di Sydney.
Mata uang Jepang menguat 0,8% menjadi 95,15 per dolar AS pada pkl. 10:08 di Tokyo dari 95,94 di New York pada 21 November. Mata uang itu menguat 0,8% menjadi 119,75 per euro. Dolar AS bergerak tipis di posisi US$1,2587 per euro.
Yen naik 2% menjadi 59,48 versus dolar Australia dan 1,9% di atas dolar Selandia Baru menjadi 50,44.
Suku bunga patokan Jepang saat ini yang 0,3% adalah yang terendah di kalangan negara ekonomi utama.
Kesepakatan antara Federal Reserve, Departemen Keuangan AS dan Citigroup serta regulator lainnya kemungkinan dicapai menjelang dubukanya perdaganngan pada awal pekan ini di New York, kata sumber yang mengetahui hal itu.(er)
bisnis.com
Berita Lain
- Euro berlanjut melemah atas US$ dan yen
- Apresiasi yen dan US$ terbesar atas euro
- Dolar AS menuju penurunan terburuk 1 tahun
- Won berlanjut menguat pada 1.282,10 per US$
- Yen hadapi depresiasi mingguan terbesar