Jabar targetkan efisiensi anggaran Rp200 miliar

Rabu, 24/06/2009 17:19:18 WIBOleh: Antara
BANDUNG (Antara): Pemerintah Provinsi Jawa Barat menargetkan efesiensi anggaran dari praktik pemborosan senilai Rp200 miliar pada 2009.

"Kegiatan rapat tak perlu di hotel mewah dan tak perlu promosi ke luar negeri yang berlebih. Semuanya bisa dilakukan efesiensi dan lebih baik sisanya disalurkan untuk program lain yang lebih penting dan mendesak untuk kesejahteraan rakyat," kata Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Bandung, hari ini.

Menurut Heryawan, upaya efesiensi yang dilakukan di Jawa Barat pada lima bulan pertama berhasil melakukan efesiensi hingga Rp100 miliar. Ditargetkan di akhir 2009 efesiensi bisa dilakukan hingga Rp200 miliar.

Ia menyebutkan, efesiensi anggaran APBD maupun ABPN merupakan salah satu indikator penilaian bagi kinerja pejabat eselon III hingga eselon II di lingkungan kerja.

"Dengan adanya efesiensi maka dana untuk pembangunan bisa lebih tinggi. Salah satunya untuk menambah anggaran infrastruktur," kata Heryawan.

Jawa Barat, kata Heryawan akan meningkatkan anggaran khusus untuk pembangunan dan perbaikan infrastruktur menjadi Rp1 triliun pada 2010 mendatang.

Ia kurang setuju adanya kunjungan ke luar negeri, karena menurutnya lebih baik menghadirkan turis mancanegara daripada melakukan promosi ke luar negeri.

Effesiensi selain mengurangi rapat di hotel mewah juga mengimbau menghindari kegiatan-kegiatan ceremonial dalam mengupulkan aspirasi masyarakat.

"Cukup pangil pakar di bidangnya saja, data dan masukan lebih lengkap dan bisa efesien. Kegiatan ceremonial akan dikurangi dan gelaran itu dilakukan bila mendesak dan perlu," kata Heryawan.

Bila efesiensi dilakukan optimal, kata Heryawan anggaran APBD tahun 2009 akan lebih besar dialirkan ke sektor lain yang lebih membutuhkan dukungan biaya seperti sektor infrasuktur, pendidikan, kesehatan dan program kesejahteraan rakyat lainnya. (dj)

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika