Komposisi nasabah asuransi berubah

Senin, 22/06/2009 17:07:55 WIBOleh: Imung Yuniardi
SEMARANG (bisnis.com): Suku bunga kredit bank yang tinggi berdampak langsung terhadap komposisi nasabah asuransi kendaraan bermotor di Semarang.

Kepala Cabang Utama Allianz Semarang Wismar Nainggolan mengatakan bila semula mayoritas premi didapatkan perusahaan asuransi melalui bank atau lembaga pembiayaan, kini 70% melalui ritel.

Dia menjelaskan saat suku bunga kredit cukup rendah, klien asuransi kendaraan bermotor perusahaannya 70% dari segmen korporasi.

"Jadi bank atau lembaga pembiayaan yang mengasuransikan kendaraan kepada kami karena porsi pembelian secara kredit sangat besar. Konsumen secara kredit diwajibkan mengikuti asuransi yang biasanya langsung melalui dua lembaga keuangan tersebut," katanya hari ini.

Tetapi sekarang, lanjutnya, ketika bunga kredit tinggi maka daya beli konsumen pun menurun. Pembelian kendaraan bermotor akhirnya lebih banyak dilakukan secara tunai. Keiikutsertaan asuransi akibatnya tidak lagi diwajibkan.

"Ternyata kesadaran berasuransi di Semarang sudah lumayan sehingga meski tidak diwajibkan, konsumen tetap ikut asuransi. Maka komposisinya pun berubah yaitu 70% nasabah dari segmen ritel," tuturnya.

Allianz Semarang hingga semester I/2009 telah membayar klaim Rp8,3 miliar untuk 2.200 kasus kerugian kendaraan bermotor atau 78% dari total pembayaran klaim Rp10,6 miliar. (tw)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika