JAKARTA (Bisnis.com): Delapan perusahaan asuransi umum dan reasuransi nasional akan meningkatkan sinergi garap pasar Asia dan Afrika, khususnya dalam memperbesar kapasitas pertanggungan risiko dalam negeri.
Perusahaan itu yaitu PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo), PT Asuransi Central Asia (ACA), PT Tugu Pratama Indonesia (TPI), PT Reasuransi Indonesia (ReIndo), PT Maipark, PT Asuransi Ekspor Indonesia (Asei) , PT Tugu Reasuransi (Tugu Re) dan PT Asuransi Sinarmas (Simas).
Sejak beberapa tahun terakhir mereka menjadi anggota federasi perusahaan asuransi dan reasuransi se Asia dan Afrika (Federation of Afro-Asian Insurers and Reinsurers/FAIR). Federasi ini akan menyelenggarakan pertemuan rutin tahunan di Bandung pada 27 September-1 Oktober 2010.
Dengan pertemuan itu industri asuransi nasional dapat mengadakan penjajakan bisnis secara bilateral, baik antarnegara maupun antarperusahaan anggota FAIR yang mencapai 264 perusahaan dari 52 negara.
Chairperson member FAIR of Indonesia Eko Budiwiyono mengatakan pertemuan tersebut segagai ajang mempromosikan industri asuransi nasional untuk bisa berkiprah di pasar internasional.
Menurut dia, keikutsertaan menjadi anggota FAIR memberi manfaat lebih bagi industri asuransi di Tanah Air khususnya untuk memperoleh kapasitas risiko dan bisnis dari managemen melalui perhimpunan usaha sejenis (pool) yang dibentuk oleh FAIR.
"Ini sangat bermanfaat bagi industri asuransi nasional, khususnya untuk akses ke pasar Asia dan Afrika. Kalau menjadi anggota, tentu akan bisa memperoleh bisnis dari premi di pasar tersebut," katanya, hari ini.(yn)