Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Asuransi & Dana Pensiun
Senin, 14/04/2008 18:47 WIB
Peserta sektor informal Jamsostek dipacu
oleh : Dewi Astuti
JAKARTA (Bisnis): Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Depnakertrans) akan menggencarkan kegiatan sosialisasi Permenakertrans Nomor 24/2006 tentang Jaminan Sosial Tenaga Kerja (Jamsostek) di Luar Hubungan Kerja di Indonesia untuk memacu jumlah kepesertaan program Jamsostek oleh para pekerja sektor informal.
Menakertrans Erman Suparno menyebutkan sejak regulasi tersebut diberlakukan pada 2006 hingga saat ini jumlah pekerja sektor informal yang mendaftar pada program itu belum signifikan, yakni baru sekitar 450.000 pekerja.
“Angka itu [400.000 pekerja] sangat jauh dari jumlah pekerja sektor informal yang tercatat mencapai 67 juta jiwa. Kami akan terus melakukan sosialisasi karena program ini sangat penting untuk perlindungan para pekerja itu sendiri. Namun dalam sosialisasi ini kita juga harus bergerak secara bersama-sama,” ujar Erman selepas Penyerahan Kompor dan Tabung Gas Gratis PT Indofood Sukses Makmur-Pertamina kepada Penjaja Mie Ayam, hari ini.
Untuk melakukan sosialisasi tersebut, lanjutnya, Depnakertrans telah membentuk tim sosialisasi yang akan bergerak ke daerah-daerah yang memiliki konsentrasi pekerja sektor informal.
Pada saat yang sama, Depnakertrans juga meminta keikutsertaan PT Jamsostek selaku penyelenggara program tersebut untuk memberi pengarahan terkait mekanisme dan tata cara pendaftaran program tersebut. (02)
bisnis.com
Berita Lain
- Profit ING triwulan I turun 19%
- Asuransi khawatir moral hazard naiknya harga BBM
- Allianz bukukan penurunan profit 66%
- Jamsostek: Jaring pekerja informal lebih sulit
- Jamsostek di luar hubungan kerja tak merata