Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Asuransi & Dana Pensiun


Selasa, 04/11/2008 17:40 WIB

Dana pensiun pertahankan porsi investasi saham

oleh : Fajar Sidik


JAKARTA (bisnis.com): Bapepam-LK mengungkapkan dana pensiun mempertahankan porsi investasi pada saham sekitar 13% dari total dana kelolaan Rp90 triliun meski nilainya tergerus menyusul orientasi pengembangan dana kelolaan bersifat jangka panjang.

Kepala Biro Dana Pensiun Bapepam-LK Mulabasa Hutabarat mengutarakan berdasarkan data sejumlah pengelola dana pensiun sampai saat ini tidak ada yang menarik investasinya dari saham meski nilainya turun untuk menghindari terjadinya kerugian akibat turunnya nilai saham tersebut.

"Dana pensiun adalah dana jangka panjang. Jadi kalau harga saham jatuh itu bisa bertahan dan tidak perlu dijual sahamnya, karena dananya dalam jangka panjang pasti akan kembali naik," ujarnya di Jakarta hari ini.

Mulabasa menjelaskan pihaknya tidak dapat mengarahkan industri dalam berinvestasi sehingga penempatan dana kelolaan semua diserahkan kepada setiap dana pensiun untuk dikembangkan.

Menurut dia, pelepasan saham dalam situasi pasar seperti ini akan terjadi cut loss dan sudah seharusnya peserta dan pengelola dana pensiun untuk mempertahankan investasinya pada saham tanpa perlu panik oleh penurunan pasar saat ini.

"Untuk membantu dana pensiun, Oktober lalu kita membolehkan dana pensiun untuk mengklasifikasikan harga perolehan seperti surat utang negera dapat dibeli lebih tinggi dari harga sekarang yang pasarnya turun dengan cara mengklasifikasikannya ke harga semula pada waktu mereka beli," jelasnya.

Berdasarkan data Biro Dana Pensiun Bapepam-LK komposisi investasi dana pensiun terdiri dari deposito dan sertifikat deposito 25%, obligasi 28%, SUN 22%, saham 13% serta penempatan langsung lainnya 12%. Jumlah dana kelolaan sebesar Rp95 triliun.

Saat ini, jumlah dana pensiun sebanyak 281 terdiri dari 219 dana pensiun pemberi kerja dengan program manfaat pasti dan 36 dana pensiun dengan program iuran pasti serta terdapat 26 dana pensiun lembaga keuangan. Kepesertaan dapen mengalami pertumbuhan menjadi 1,74 juta peserta dari sebelumnya 1,54 juta peserta. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Wunwun diangkat menjadi Ketua Hapsi
  • Asuransi Bintang catat lonjakan laba bersih
  • Jamsostek prediksi klaim penjaminan naik
  • Ace Insurance perbesar porsi ritel
  • Premi Relife tumbuh 330%
  • Peringkat PT Sarana Lindung Upaya tetap BBB
  • Allianz optimistis asuransi di Asia berprospek
  • Peringkat keuangan Sarana Lindung Upaya idBBB-
  • Premi Equity Life diprediksi tumbuh 25%

Komentar

Beri Komentar