TOKYO (AP): Ekspor Jepang selama Mei anjlok 40,9% dibandingkan dengan periode sama tahun lalu disebabkan merosotnya permintaan produk Jepang di tengah resesi global.
Kementerian keuangan melaporkan ekspor ke AS, perekonomian terbesar di dunia, turun 45,4% menandai penurunan 21 bulan berturut-turut. Ekspor otomotif ke AS menghunjam 54,8% pada Mei dengan besarnya pengiriman onderdil mobil Jepang turun 47,8% mempertegas makin memburuknya pasar mobil di AS.
"Meski laju penurunan ekspor lebih moderat, tetapi secara keseluruhan ekspor masih tertekan yang merefleksikan kondisi ekonomi," kata Yu Ooki, pejabat kementerian keuangan.
Penurunan ekspor selama Mei lebih besar dibandingkan dengan penurunan April sebesar 39,1%. Ekspor Jepang ke Eropa juga turun 45,4% pada bulan yang sama. Demikian juga ke Asia, berkurang 35,5%. Penurunan terkecil terlihat pada ekspor ke China sebesar 29,7%.
Secara keseluruhan ekspor Jepang selama Mei mencapai 4,02 triliun yen (US$42,2 miliar). Impor jatuh sebesar 42,4% menjadi 3.7 triliun yen sehingga surplus perdagangan mencapai 299,8 miliar yen.(yn)
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »