Pinjaman bank di Jepang turun

Senin, 08/02/2010 11:12:04 WIBOleh: Ratna Ariyanti
TOKYO (Bloomberg): Pinjaman bank di Jepang pada Januari turun ke level terendah sejak empat tahun terakhir akibat sejumlah perusahaan menangguhkan modal investasi, sementara sebagian lainnya beralih ke pasar obligasi untuk menarik dana.

Bank of Japan hari ini menyebutkan pinjaman, di luar kredit asosiasi, turun 1,7% pada bulan lalu dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Ini merupakan penurunan terendah sejak September 20005. Pinjaman pada Desember tahun lalu, melemah sebeasr 1,2%.

Dengan kondisi di mana lebih dari sepertiga kapasitas pabrik di Jepang dibiarkan menganggur, perusahaan tetap enggan untuk meningkatkan pembelanjaan meski saat ini perekonomian tengah bergulat menuju pemulihan selepas resesi terburuk sejak Perang Dunia II.

Perusahaan yang berniat mengumpulkan dana menjatuhkan pilihan kepada pasar obligasi yang kembali menggeliat setelah pengetatan kredit yang dipicu oleh kejatuhan Lehman Brothers Holdings Inc pada September 2008.
    
Acom Co dan Nippon Building Fund Inc misalnya menjual obligasi pada Januari untuk pertama kalinya sejak 2008. Keduanya termasuk ke dalam 32 perusahaan jepang yang menerbitkan obligasi sejak awal tahun.

Data Bloomberg menunjukkan penerbitan obligasi dari perusahaan-perusahaan Jepang tumbuh 50% pada Januari menjadi 795 miliar yen atau U$8,9 miliar dari 529 miliar yen pada periode yang sama tahun sebelumnya.
Nikmati kemudahan mengakses koran Bisnis Indonesia dalam berbagai format hanya dengan mendaftar menjadi member, GRATIS !
Daftar member »
 

Komentar

Hak Cipta © 2007 - 2009 - PT Jurnalindo Aksara Grafika