Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Kamis, 26/06/2008 13:18 WIB
Korsel cabut larangan impor daging sapi AS
oleh : Taufik Wisastra
SEOUL (Bloomberg): Korsel mencabut larangan impor daging sapi dari AS yang bakal memicu aksi protes jalanan dan desakan mundur atas Presiden Lee Myung Bak.
Sekitar 5.300 ton daging sapi beku dari AS yang berada di tempat penyimpanan akan sampai di tempat penjualan sekitar dua sampai empat hari setelah importir mengajukan permohonan inspeksi, menurut Kementerian Pertanian
Sedikitnya 100 pemrotes harri ini menggelar reli di luar Seoul yaitu di Yongin dan di depan sejumlah pelabuhan di Busan di mana daging itu disimpan.
Dengan dimulainya kembali impor itu akan menjadikan Korsel sebagai pasar pasar terbesar ketiga bagi daging dari Amerika Serikat dan melicinkan jalan bagi perjanjian perdaagangan bebas bernilai US$29 miliar. Protes yang semakin meningkat mungkin menekan popularitas Lee, yang turun hingga setengahnya sejak ia berkuasa.
"Kami tidak percaya lagi dengan pemerintah. Kami siap menghadang inspektur memasuki fasilitas ini," ujar Kwak No Chung, juru bicara Korean Confederation of Trade Unions, di luar pintu masuk ke fasilitas peenyimpanan daging di Yongin. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Malaysia diperkirakan pangkas pendapatan pajak
- Laba bersih Esprit naik 25%
- Thailand kembali naikkan bunga acuan
- Indeks pengurangan emisi resmi diluncurkan
- Filipina catat percepatan impor 12,7%