Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional


Selasa, 01/07/2008 12:55 WIB

Indeks kepercayaan konsumen Inggris anjlok

oleh : Taufik Wisastra

LONDON (Bloomberg): Indeks kepercayaaan konsumen di Inggris pada Juni merosot ke titik terendah sejak kerusuhan di London yang memicu jatuhnya Margaret Thatcher pada 1990, sementara harga perumahan turun di penjuru negeri.

Indeks keyakinan konsumen berdasarkaan survei terhadap 2.001 orang menurun 5 poin menjadi -34, terendah sejak Maret 1990, menurut GfK NOP Ltd. Harga properti menurun 1% dari Mei, terendah sejak indeks Hometrack Ltd dimulai pada 2001, ungkap periset yang berbasis di London itu.

Gubernur Bank of England Mervyn King mengatakan sebelumnya bahwa untuk mempertahankan pertumbuhan ekonomi maka tingkat inflasi perlu ditekan, sementara pembuat kebijakan mempertimbangkan apakah menaikkan suku bunga. Dengan adanya ancaman resesi, jajak pendapat atas kepemimpinan PM Gordon Brown mencapai titik terendah sejak Perang Dunia II.

"Kenaikan inflasi, melonjaknya harga bahan bakar, utilitas dan pangan, maka tidak mengejutkan ekonomi secara umum melemah," ujar Rachael Joy, peneliti pada GfK NOP. (tw)

bisnis.com

 

Berita Lain

  • Dana remittance pekerja Filipina naik 30%
  • BOJ diperkirakan tahan suku bunga
  • Harga BBM Vietnam diturunkan
  • Keyakinan ekonomi global membaik

Komentar

Beri Komentar