Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Selasa, 08/07/2008 13:45 WIB
G-8 ingatkan risiko kenaikan harga energi
oleh : Taufik Wisastra
TOKYO (Bloomberg): Pemimpin G-8 mengatakan kenaikan harga minyak mentah dan pangan memicu risiko terhadap ekonomi global, sementara mereka menyerukan kepada eksportir energi untuk meningkatkan investasi dalam produksi.
"Ekonomi dunia menghadapi ketidakpastian. Kami akan mengambil langkah yang cocok untuk menjamin kestabilan," ungkap pernyataan kelompok negara maju itu hari ini di Tokyo di sela-sela pertemuan para pemimpin mereka.
Menurut dokumen yang disampaikan ke Kemenlu Jepang, para pemimpin itu menyatakan prihatin atas kenaikan harga komoditas yang memberikan tekanan terhadap inflasi global. Semua indeks saham utama di negara G-8 melemah sampai menjelang pertemuan mereka pekan ini.
Kelompok itu mengusulkan dibentuk forum untuk memusatkan pembahasan pada efisiensi energi dan teknologi baru. Langkah ini diharapkan memberikan kontribusi bagi dialog antara produsen dan konsumen energi. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- Malaysia akan catat defisit terbesar
- Pertumbuhan laba L'Oreal melambat
- Depresiasi won berlanjut akibat defisit neraca
- Inflasi tertinggi bayangi Korsel
- Inflasi Jepang melebihi 2% untuk pertama kali