Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Kamis, 10/07/2008 12:51 WIB
Ekonomi Singapura capai level terendah
oleh : Taufik Wisastra
SINGAPURA (Bloomberg): Ekonomi Singapura pada kuartal II tumbuh pada level terendah dalam lima tahun seiring kenaikan inflasi yang mencapai level tertinggi dalam 26 tahun dan melemaahnya permintaan dari AS.
Produk domestik bruto (PDB) naik 1,9% dibandingkan setahun sebelumnya, setelah revisi ekspansi 6,9% pada kuartal I/2008, ungkap Kementerian Perdagangan hari ini. Angka ini lebih rendah dari 3,2% sebagaimana rata-rata prediksi 18 ekonom dalam survei Bloomberg News.
Pemerintah Asia dihadapi pada masalah antara upaya untuk menahan lonjakan harga dan perlunya mendorong pertumbuhan. Menkeu Singapura Tharman Shanmugaratnam mengingatkan ada batas seberapa besar dolar negara itu dapat memerangi inflasi.
"Merosotnya pertumbuhan PDB Singapura mengisyaratkan ekonomi Asia lainnya akan melaporkan penurunan pertumbuhan pada kuartal II dalam beberapa minggu mendatang," ujar Sun Mingchun, ekonom pada Lehman Brothers Holdings Inc di Hong Kong.
Kebijaksanaan Singapura mengizinkan mata uangnya menguat untuk meredam inflasi yang saat ini malah memukul sektor ekspor. (tw)
bisnis.com
Berita Lain
- AS tantang UE dalam panel soal bea masuk
- Bank sentral Jepang pertahankan suku bunga 0,5%
- Indeks keyakinan di Prancis turun terendah
- Ekspor Singapura turun 2,2% Juli
- Dana remittance pekerja Filipina naik 30%