Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Kamis, 14/08/2008 15:11 WIB
Harga BBM Vietnam diturunkan
oleh : Berliana Elisabeth S.
HANOY (Bloomberg): Vietnam menurunkan harga jual BBM ritel sebesar 5,3% sejak hari ini karena harga minyak internasional yang sudah turun.
Deputi Menteri Keuangan Vietnam Tran Xuan Ha mengatakan harga bensin jenis 92-RON, jenis yang paling banyak digunakan di negeri itu, dipangkas menjadi 18.000 dong (US$1,09 atau Rp10.000) per liter dari 19.000 dong. Harga kerosin juga turun menjadi 19.000 dari 20.000 dong.
"Penurunan harga bahan bakar minyak (BBM) ini akan menurunkan harga barang-barang lainnya sehingga konsumen mendapat manfaatnya, tutur Tran dalam statmentnya.
Pendapatan Vietnam dari BBM ritel sudah naik ketika harga minyak mentah turun 18% dari rekor tertingginya US$147,27 per barel pada 11 Juli, dan hari ini ditransaksikan pada level US$116,84 waktu Singapura di New York Mercantile Exchange.
Negara anggota ASEAN ini juga menaikkan harga jual bensin sejak 21 Juli sebesar 31%, harga kerosin 44% ketika harga minyak mentah melonjak 46% dalam enam bulan pertama 2008.
Kenaikan harga BBM telah mendongkrak laju inflasi sebesar 27% dan menyebabkan tinggal di Vietnam lebih menakutkan bagi 85 juta penduduknya.
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps