Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Jumat, 15/08/2008 14:40 WIB
BOJ diperkirakan tahan suku bunga
oleh : M. Yunan Hilmi
TOKYO (Bloomberg): Bank of Japan kemungkinan akan mempertahankan suku bunga pada level terendah pekan depan setelah perekonomian negara itu alami kontraksi dan akselerasi inflasi mencapai tertinggi.
Gubernur Masaaki Shirakawa dan enam koleganya akan membiarkan bunga pinjaman overnight pada 0,5% pada dua hari pertemuan yang berakhir 19 Agustus. Demikian perkiraan 29 ekonom yang disurvei Bloomberg News. Kenaikan suku bunga terakhir terjadi pada Februari 2007.
Perekonomian terbesar kedua di dunia itu mengalami kontraksi tahunan pada 2,4% kuartal terakhir dipicu oleh tingginya harga dan lambannya ekonomi global yang menahan laju ekspor. Sejumlah ekonom memperkirakan suku bunga pinjaman akan bertahan pada posisi saat ini setidaknya sampai dengan tahun depan.
"Sikap wait and see Bank of Japan agaknya akan berlanjut. Apalagi, dengan kondisi saat ini sulit untuk menaikkan suku bunga meski sampai dengan akhir tahun depan," kata Yasunari Ueno, chief market economist Mizuho Securities Co, Tokyo.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps