Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Jumat, 15/08/2008 18:40 WIB
Dana remittance pekerja Filipina naik 30%
oleh : M. Yunan Hilmi
MANILA (Bloomberg): Dana remittance warga negara Filipina yang bekerja di luar negeri pada Juni melonjak terbesar dalam 14 bulan menyusul makin banyaknya tenaga perawat, awak kapal, dan ahli teknik mendapat pekerjaan di negara lain.
Bank sentral melaporkan uang yang balik ke Filipina naik 30% menjadi US$1,5 miliar dari tahun sebelumnya, tertinggi sejak pencatatan pada 1989. Dana remittance tumbuh 15,6% pada Mei.
Remittance, setara dengan 10% dari nilai perekonomian US$118 miliar, membantu mempertahankan pengeluaran konsumen di tengah tingginya laju inflasi dalam 16 tahun yang menggerus pendapatan rumah tangga. Masyarakat Filipina di perantauan kemungkinan mengirim uang lebih banyak setelah depresiasi peso 8,8% tahun ini mendongkrak pendapatan valas.
"Makin banyak pekerja yang pergi keluar dan mereka mempunyai keahlian yang tinggi. Kiriman mereka bisa bertambah karena ekspektasi dolar AS kembali melemah," kata Luz Lorenzo, ekonom ATR-KimEng Securities Inc Manila.
Data bank sentral menunjukkan jumlah pekerja Filipina di luar negeri naik 33,5% menjadi 640.401 dalam enam bulan pertama tahun ini. Sementara data Bloomberg menunjukkan angka pengangguran di Filipina mencapai 8% pada April, tertinggi di kawasan Asia Pasifik setelah Indonesia.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps