Bisnis Indonesia Online » Keuangan » Ekonomi Internasional
Senin, 18/08/2008 15:17 WIB
Indeks keyakinan di Prancis turun terendah
oleh : M. Yunan Hilmi
FRANKFURT (Bloomberg): Keyakinan manufaktur Prancis turun ke level terendah dalam lima tahun pada Juli akibat penguatan euro dan naiknya harga minyak mengurangi outlook pertumbuhan negara dengan perekonomian terbesar ketiga di Eropa itu.
Bank of France melaporkan indeks keyakinan manufaktur turun ke 92, terendah sejak Mei 2003, dari 95 posisi Juni. Estimasi median 10 ekonom memperkirakan penurunan sampai angka 94.
Perekonomian Prancis tengah tertekan akibat naiknya harga minyak menggerus daya beli perusahaan dan konsumen. Selain itu, penguatan euro atas dolar AS juga membuat daya saing ekspor berkurang. Bank sentral menyebutkan perekonomian tumbuh 0,1% selama kuartal ketiga setelah mengalami kontraksi 0,3% pada awal tiga bulan.
"Menurut perkiraan para manajer bisnis, aktivitas industri diperkiraan turun sampai bulan depan," tulis laporan itu.
International Monetary Fund memprediksikan ekonomi Prancis melambat menjadi 1,6% tahun ini dari 2,2% pada 2007. Padahal, sebelumnya diperkirakan pertumbuhan ekspansi 1,4% tahun ini.(yn)
bisnis.com
Berita Lain
- Penurunan harga rumah di Hong Kong dekati 25%
- "ECB harus agresif turunkan suku bunga"
- Bank Sentral Thailand pangkas suku bunga 1%
- Australia kembali turunkan bunga 100 bps
- Selandia baru bakal turunkan bunga 1,5 bps